KEDIRI — DPD LDII Kabupaten Kediri menggerakkan warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendorong pemeriksaan kesehatan sejak dini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Serentak CKG yang diinisiasi DPW LDII Provinsi Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).
Di Kabupaten Kediri, pemeriksaan dipusatkan di SMP Budi Utomo Pare. Kegiatan diikuti siswa dan siswi sekolah tersebut serta warga LDII yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan CKG digelar saat cakupan pemeriksaan di Kabupaten Kediri masih di bawah target pemerintah pusat. Hingga September 2026, sekitar 33 persen penduduk telah mendaftar CKG, sedangkan yang telah menjalani pemeriksaan mencapai sekitar 30 persen. Target nasional tahun ini sebesar 46 persen untuk setiap kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib mengatakan CKG merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan bagi seluruh penduduk, mulai bayi hingga lanjut usia. Pemeriksaan dilakukan satu kali dalam setahun untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Apabila penyakit diketahui sejak dini, maka lebih cepat dapat diobati dan kemungkinan untuk membaik juga lebih tinggi dibandingkan jika ditemukan dalam kondisi terlambat,” ujar Ahmad Khotib saat meninjau pelaksanaan CKG di SMP Budi Utomo Pare.
Menurut dia, pemeriksaan disesuaikan dengan kelompok usia dan kebutuhan masing-masing. CKG secara umum diarahkan untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak awal.
Ahmad Khotib mengapresiasi keterlibatan LDII dalam membantu meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan di Kabupaten Kediri.
“Artinya kita belum mencapai cakupan yang ditargetkan oleh pemerintah pusat yaitu 46 persen. Untuk itu, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas Kesehatan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPD LDII Kabupaten Kediri atas kerja sama ini. Semoga ini bisa meningkatkan cakupan kita di Kabupaten Kediri,” katanya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri Agus Sukisno turut mendampingi peninjauan pelaksanaan CKG bersama jajaran pengurus LDII.
Keterlibatan LDII dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan. Penggerakan warga di sekitar masjid, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan diharapkan dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.
Gerakan serentak CKG tersebut dilaksanakan di berbagai wilayah Jawa Timur dengan melibatkan warga LDII di sekitar masjid dan pondok pesantren. (rzy/sof/wid)












