LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dahnil Anzar Ajak LDII Jadi Pionir Hadapi Ancaman Non-Militer Kedaulatan Indonesia

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
24 Januari 2026
in NASIONAL, TOKOH
20 1
0
Pengamat Politik Bidang Pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak saat menjadi pembicara di Sekolah Virtual Kebangsaan LDII Dok LINES

Pengamat Politik Bidang Pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak saat menjadi pembicara di Sekolah Virtual Kebangsaan LDII. Dok: LINES.

20
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Pemerhati politik pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa ancaman terbesar terhadap kedaulatan Indonesia saat ini justru datang dari faktor non-militer. Ideologi yang melemahkan nasionalisme, krisis pangan, energi, dan air bersih disebutnya sebagai persoalan krusial yang harus diwaspadai bangsa.

Dahnil yang juga menjabat Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) RI itu menyampaikan peringatan tersebut saat menjadi pembicara dalam Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK) II yang digelar DPP LDII di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

Lebih jauh, Dahnil memaparkan ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya datang dari aspek militer, tetapi juga dari aspek non-militer. Tantangan ideologi, munculnya paham agnostik negara di kalangan anak muda, serta ancaman krisis pangan, energi, dan air bersih, disebut sebagai faktor krusial yang bisa melemahkan bangsa. “Pertahanan bukan cuma soal tank dan senjata. Kalau kita kalah di pangan, energi, dan teknologi, kita bisa kalah tanpa perang,” ujarnya.

Ia menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada masa lalu. Pada 2014, Prabowo sudah mengingatkan adanya ancaman non-militer di masa depan. Menurut Dahnil, konteks global saat ini menunjukkan kebenaran hal tersebut. Ia mengutip survei internasional, survei ekonomi dari The Economist pada 2018, yang memprediksi Amerika Serikat dan Eropa menjadi kawasan paling siap menghadapi krisis pangan 2035.

“AS belum menguras energi domestiknya, tapi sudah mengamankan cadangan lewat kendali di Timur Tengah. Sementara Eropa merevitalisasi pertaniannya. Mereka jauh lebih siap. Kalau kita tidak serius mengurus pangan dan air, kedaulatan kita akan goyah,” kata Dahnil.

Ia berharap pesantren-pesantren LDII bisa menjadi pionir dalam menjawab tantangan ini. Menurutnya, pondok pesantren tidak boleh berhenti hanya pada pengajaran agama, tetapi juga harus berkembang sebagai pusat riset pangan, energi terbarukan, dan teknologi terapan. “Beasiswa ke luar negeri jangan hanya dipakai untuk studi fiqih. Anak-anak muda LDII juga harus belajar teknologi pangan, energi, dan sains. Arab Saudi saja sudah maju dalam teknologi pangan, mengapa kita tidak meniru?” ujarnya.

Dahnil menilai LDII memiliki posisi unik dalam lanskap ormas Islam. Jika Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama berperan meramu nilai keislaman ke dalam kebangsaan sejak sebelum kemerdekaan, LDII disebut sebagai organisasi yang mengoperasionalkan nilai-nilai itu di level praktik. “LDII ini sudah produk jadi. Tinggal bagaimana generasi mudanya mampu mengimplementasikan warisan itu dalam konteks tantangan kontemporer,” katanya.

Menurut Dahnil, perjalanan panjang LDII menunjukkan bahwa organisasi ini mampu mensenyawakan nilai Islam dengan Pancasila, sekaligus menjadi produk jadi dalam pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan. “Kalau ada ormas Islam yang otentik Indonesia, itu LDII. Ia lahir dari proses politik Indonesia,” kata Dahnil.

Ia mengakui bahwa perjalanan LDII tidak selalu mulus. Organisasi ini pernah mendapat stigma, bahkan tuduhan sesat. Namun, bagi Dahnil, generasi muda LDII kini justru memiliki peluang besar untuk membalik sejarah. “Kekuatan sejati LDII ada pada kemampuannya memadukan Islam dengan semangat kebangsaan secara konsisten. Ini warisan yang harus dihidupkan kembali,” ujarnya.

Dahnil juga menekankan bahwa Islam paling ideal justru tumbuh di Indonesia, termasuk di dalam tubuh LDII. Baginya, Islam di Indonesia berhasil bersenyawa dengan Pancasila tanpa menegasikan keberagaman. Ia mengibaratkan Pancasila seperti air dan minyak yang berbeda, tetapi berada dalam satu lingkaran yang saling menghormati. “Kunci Pancasila adalah dialog dan penghormatan. Itu modal pertahanan bangsa kita,” katanya.

Dalam forum itu, ia mengapresiasi LDII yang memberi ruang luas bagi generasi mudanya untuk mengekspresikan diri, terutama di media sosial. Baginya, langkah tersebut merupakan cara adaptif dalam menghadapi era digital sekaligus menyebarkan nilai Islam yang ramah dan nasionalis. “Saya senang LDII agresif memberi anak muda ruang berekspresi di sosmed. Ini cara cerdas agar dakwah Islam tetap relevan dengan zaman,” pungkas Dahnil.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Dewan Pimpinan Wilayah DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII Jawa Timur menggelar Diskusi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan TPPK secara daring via Zoom Minggu 127 Dok LINES Jatim

LDII Jatim Gelar Diskusi TPPK, Perkuat Pencegahan Perundungan di Pesantren dan Sekolah

12 Juli 2026
Dewan Pimpinan Wilayah DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII Jawa Timur menggelar Diskusi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan TPPK secara daring via Zoom Minggu 127 Dok LINES Jatim

LDII Jatim Gelar Diskusi TPPK, Perkuat Pencegahan Perundungan di Pesantren dan Sekolah

12 Juli 2026
Peserta PERMATA CAI menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik di area perkemahan sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah yang diberikan DLH Banyuwangi Selasa 77 Foto LINES Banyuwangi

DLH Banyuwangi Edukasi Pilah Sampah pada PERMATA CAI

8 Juli 2026
Layanan adminduk keliling Disdukcapil Banyuwangi melayani peserta PERMATA CAI dan warga di Bumi Perkemahan Wisata Waduk Sidodadi Glenmore Selasa 772026 Foto LINES Banyuwangi

LDII Banyuwangi Gandeng Disdukcapil Hadirkan Layanan Adminduk Keliling di Lokasi PERMATA CAI

8 Juli 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.