PAMEKASAN — Asisten III Setda Pamekasan, Akhmad Zaini, membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD LDII Kabupaten Pamekasan di Gedung Prima Jaya Abadi, Jumat (31/10/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Zaini menyebut LDII sebagai ormas yang berkontribusi penting bagi kemajuan daerah dan selama ini bersinergi baik dengan Pemkab Pamekasan.
Menurut dia, pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat untuk menghadapi persoalan daerah dan tantangan global. Karena itu, peran ormas penting dalam mendukung pembangunan.
“Pemerintah tentu tidak bisa sendirian menghadapi problematika daerah dan tantangan global yang ada. Tentu membutuhkan organisasi-organisasi kemasyarakatan, termasuk di dalamnya adalah LDII, yang selama ini telah bersinergi dengan baik dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Zaini berharap kepengurusan baru hasil Musda X mempertahankan kontribusi positif LDII. Ia juga mendorong peningkatan koordinasi dan kontribusi organisasi demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pamekasan.

Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Moch Amrodji Konawi mengapresiasi dukungan dan sinergi Pemkab Pamekasan. Menurut dia, dukungan itu penting untuk mendorong organisasi terus berkontribusi bagi masyarakat.
Amrodji berharap, Musda X menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menentukan arah program kerja dan kepengurusan lima tahun ke depan. Dia menekankan agar seluruh proses dan keputusan dalam Musda ditempuh melalui musyawarah mufakat dengan mengedepankan kebersamaan dan kepentingan organisasi.
“LDII harus terus hadir dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Delapan klaster pengabdian untuk bangsa menjadi salah satu pedoman bagi organisasi dalam menjalankan program kerja, sehingga keberadaan LDII dapat memberikan manfaat di berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.
Delapan klaster pengabdian tersebut meliputi kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan dan herbal, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pamekasan, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam. Hadir pula tokoh Pamekasan H. Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, yang berkesempatan menyampaikan wawasan kebangsaan dalam acara tersebut. (fzi/sof/wid)












