KEDIRI — Pemuda LDII Kota Kediri membekali generasi muda dengan pemahaman keagamaan, kesehatan, dan psikologi sosial melalui Pengajian Akbar bertema “Istiqomah di Atas Fitrah: Membentengi Diri dari Bahaya LGBT” di PP Nurul Huda Al-Manshurin, Sabtu (27/9).
Pengajian menghadirkan Ustaz Nuril sebagai pemateri dari perspektif Al-Qur’an dan hadis serta Lucky Ahmad yang membahas aspek kesehatan dan psikologi sosial.
Ustaz Nuril menjelaskan pandangan Islam mengenai homoseksualitas dengan merujuk pada sejumlah ayat Al-Qur’an dan hadis. Salah satunya kisah kaum Nabi Luth dalam Surah Al-A’raf ayat 80–81.
“Pemahaman terhadap ajaran agama penting agar generasi muda memiliki pegangan yang kuat dalam menghadapi berbagai pengaruh di lingkungan sosial maupun ruang digital,” ujar Nuril.
Menurut dia, generasi muda perlu memiliki pemahaman keagamaan yang memadai agar mampu menyikapi berbagai informasi dan pengaruh pergaulan secara lebih bijak.

Sementara itu, Praktisi kesehatan, Lucky Ahmad memberikan edukasi mengenai istilah LGBT serta membahas aspek biologis, sosial, dan kesehatan yang berkaitan dengan perilaku seksual. Ia juga menjelaskan sejumlah risiko infeksi menular seksual, termasuk HIV, sifilis, dan gonore (kencing nanah).
“Edukasi kesehatan penting diberikan sejak dini agar generasi muda memahami risiko dari perilaku seksual dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab,” kata Lucky.
Lucky juga mengutip data Kementerian Kesehatan tahun 2024 yang menurutnya menunjukkan sekitar 35 persen kasus infeksi HIV baru di Indonesia ditemukan pada kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki.
Selain aspek kesehatan, Lucky mengingatkan peserta agar lebih bijak dalam membangun pergaulan dan menggunakan media sosial.
“Generasi muda perlu dibekali bukan hanya dari sisi agama, tetapi juga pengetahuan kesehatan dan pemahaman sosial. Dengan begitu, mereka memiliki bekal yang lebih lengkap dalam menghadapi perkembangan lingkungan dan informasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemuda LDII Kota Kediri memberi pembekalan agama dan kesehatan kepada generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital. (kim/sof/wid)












