LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Memahami Perbedaan, Kunci Kerukunan dan Toleransi Beragama

Ali Mustika by Ali Mustika
4 Februari 2026
in NASIONAL
186 14
0
Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Saadi menjadi pembicara di Webinar Kebangsaan DPP LDII 248 Foto LINES

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi menjadi pembicara di Webinar Kebangsaan DPP LDII (24/8). Foto: LINES.

188
SHARES
200
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Saling memahami perbedaan keyakinan tanpa meleburkan identitas, merupakan inti dari kerukunan dan toleransi antar umat beragama untuk merawat dan menjaga keutuhan bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi saat memberikan sambutan pada “Webinar Nasional Tantangan Kebangsaan di Era Digital” DPP LDII, Rabu (24/8).

Webinar tersebut mengambil tema “Beragama dalam Bingkai Kebangsaan untuk Merawat dan Menjaga Keutuhan Bangsa”. Acara dilaksanakan secara hibrid (luring dan daring), dari studio utama Gedung DPP LDII Jakarta.

Peserta webinar adalah pengurus DPW dan DPD, pondok pesantren dan sekolah naungan LDII se-Indonesia. Total sekitar 2.600 peserta yang tersebar di 265 titik.

Acara tersebut diawali dengan sambutan Ketua Umum DPP LDII KH. Chriswanto Santoso, dilanjutkan sambutan Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi, dan diskusi panel dengan pemateri mantan Menteri Agama RI Lukman Hakim S, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Ahmad Fachrur Rozi, Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Al Mughni, Romo Frans Magnis Suseno, dan Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono.

Zainut Tauhid mengungkapkan, pemerintah atas nama program moderasi beragama, sama sekali tidak menghendaki pemahaman rancu, yang kerap menjadi isu sensitif di tengah masyarakat. “Sesuatu yang berbeda tidak perlu disamakan, dan sebaliknya, sesuatu yang sama tidak boleh dibedakan,” ungkapnya.

Menurutnya, kedewasaan setiap pemeluk agama dalam menjaga akidah dan ibadah menurut agamanya serta mengayomi keyakinan orang lain merupakan nilai yang sangat prinsipil dalam menjaga keutuhan bangsa.

Zainut menuturkan, webinar kebangsaan LDII tersebut berada dalam momentum yang sangat relevan dengan suasana memperingati proklamasi kemerdekaan RI serta kedaulatan bangsa dan negara Indonesia yang bebas dari penjajahan bangsa asing. “Ini merupakan nikmat yang sangat penting bagi kemajuan kehidupan beragama di tanah air dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Ia melanjutkan, untuk mengisi kemerdekaan, ormas keagamaan harus berada paling depan untuk peduli terhadap permasalahan bangsa. Berbicara naik turunnya tensi kerukunan, munculnya gesekan dan keretakan sosial, ia mengungkapkan berasal dari faktor pendidikan, ekonomi dan pilihan politik. “Oleh sebab itu, sebagai muslim berkepentingan menjaga kerukunan umat beragama, karena agama Islam mengajarkan umatnya agar selalu berbuat adil dan ihsan pada siapa saja dan dimana saja,” ujarnya.

Peserta webinar kebangsaan DPP LDII moderasi beragama merawat dan menjaga keutuhan bangsa Foto LINES
Peserta webinar kebangsaan DPP LDII moderasi beragama merawat dan menjaga keutuhan bangsa Foto LINES

Dalam menyikapi berbagai isu dan dinamika sosial, umat Islam harus bisa menghindari dan mencegah timbulnya gesekan antar saudara sebangsa dan setanah air, maupun saudara seagama yang berbeda pemahaman dan organisasi.

Menurutnya, tokoh agama punya peran strategis dalam membimbing dan mengayomi umat. Selain itu menjaga nilai-nilai agama dan budaya bangsa yang agamis di era globalisasi informasi. “Tokoh agama perlu melakukan upaya preventif dan responsif, sehingga potensi gangguan hubungan antar umat beragama dapat diatasi sejak dini,” ujarnya.

Ia menggarisbawahi bahwa kemajemukan adalah pluralitas kebangsaan yang harus dikelola menjadi pilar nasionalisme. Terlebih untuk menjaga kerukunan dalam kondisi yang dinamis. “Saya memandang pendekatan dialogis, dan penyelelesaian masalah sosial keagamaan berbasis pendekatan kultural harus selalu dikedepankan,” ujarnya.

Pengalaman kebangsaan saat ini, membuktikan bahwa penyelesaian secara fisik tidak pernah menyelesaikan masalah, melainkan menimbulkan masalah baru yang lebih rumit, lebih runyam dan lebih kompleks.

Selanjutnya, untuk menjamin kebebasan beragama dan memelihara kerukunan umat beragama, pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat dan organisasi keagamaan agar situasi kondusif dan produktif.

“Saya ingin menyampaikan beberapa catatan dan pesan pada seluruh warga LDII khususnya, dan semua ormas Islam pada umumnya.

Zainut juga menyampaikan beberapa pesan untuk ormas Islam secara keseluruhan. Ia menghimbau agar ormas Islam terus memelihara dan menumbuhkembangkan wawasan kerukunan internal dan antarumat beragama. Agar terwujud kehidupan bangsa yang rukun, bersatu, menghormati hukum, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Ia pun mengharapkan seluruh umat mendakwahkan amar makruf nahi mungkar dengan santun agar tercipta kehidupan yang baik di tengah masyarakat. “Terlepas dari apapun jamiyah dan organisasinya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

12
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

13 Mei 2026
Bedah buku Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke Foto LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UINSA Dorong Keterbukaan dan Dialog Antarormas

13 Mei 2026
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13 Mei 2026
DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Bedah dan Diskusi Buku berjudul Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII Dalam Platform Profesional Religius Dari Sabang Sampai Merauke Acara berlangsung pada Minggu 105 pagi di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya Dok LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UIN Sunan Ampel Surabaya, Hadirkan Narasumber Lintas Ormas

13 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Mayonne Wasykar pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Ilham Mukhsin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Adellyna Cantica pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Roykhan Malvin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.