LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

Kodim Nganjuk Ingatkan Bela Negara pada Era Teknologi Informasi

Ali Mustika by Ali Mustika
9 Februari 2026
in BERITA DAERAH, SEPUTAR JATIM, SEPUTAR PESANTREN
38 0
0
Kapten Inf Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk kiri silaturahim ke Ponpes Al Ubaidah Ia memberi wawasan kebangsaan dan bela negara pada santri 24 Februari 2022 Dok Ponpes Al Ubaidah

Kapten Inf. Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk (kiri) silaturahim ke Ponpes Al Ubaidah. Ia memberi wawasan kebangsaan dan bela negara pada santri, 24 Februari 2022. Dok: Ponpes Al Ubaidah.

36
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

NGANJUK — Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono memperoleh materi bela negara dari Kodim 0810 Nganjuk. Para santri dilahirkan sebagai warga negara Indonesia, agar tetap konsisten menegakkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan menjaga keutuhan NKRI.

Kapten Inf. Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk menegaskan perang saat ini telah berkembang menjadi perang modern, “Perang saat ini melibatkan teknologi informasi, yang tidak memakan korban jiwa, tapi merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Joni.

Nilai-nilai budaya dan ideologi yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, masuk ke rumah-rumah melalui telepon seluler, yang mengubah perilaku remaja. Ia berpendapat, Indonesia tidak bisa diubah atau dipaksa menjadi negara berdasarkan agama, “Negeri ini memiliki keragaman suku, agama, dan ras. Ada wilayah yang mayoritas Islam, ada yang mayoritas Kristen, atau Hindu,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi, ancaman saat ini bukan sekadar serangan musuh dari luar negeri, tapi juga dari dalam. Joni memaparkan, lingkungan strategis nasional yang bila tidak diselesaikan masalahnya bakal memperlemah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), “Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa mulai terlupakan, dulu gapura-gapura berhiaskan Garuda Pancasila, kini berubah menjadi hiasan bersimbol ormas,” kata Joni.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan lambang negara berganti dengan simbol-simbol kelompok, yang ingin menonjolkan komunitasnya masing-masing. Ia juga mengatakan, ancaman terus terjadi baik berbentuk ancaman militer dari negara lain, ataupun ancaman nonmiliter, “Di sinilah bela negara menjadi penting, dan menjadi tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Berbicara di hadapan ratusan para santri, ia mengingatkan agar para santri belajar mengenai sejarah perjuangan bangsa. Dengan memahami sejarah, generasi muda tidak memperlakukan simbol-simbol negara dengan semena-mena, “Bendera merah putih dicorat-coret, atau dibuat lap. Ini benar-benar tidak menghargai jasa para pahlawan,” imbuhnya.

Menurutnya dengan mengenali sejarah bangsa, generasi muda bisa mencintai bangsa dan negaranya, juga masyarakat yang hidup di dalamnya. Ia berpesan, agar para santri selalu menjaga diri, nama baik almamater dan koleganya, “Inilah bagian kecil dari mencintai tanah air, dalam konteks yang lebih luas adalah menjaga nama baik bangsa dan negara,” ujarnya.

Kapten Inf Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk menegaskan di hadapan para santri perang saat ini telah berkembang menjadi perang modern Dok Ponpes Al Ubaidah
Kapten Inf Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk menegaskan ancaman terus terjadi baik berbentuk ancaman militer dari negara lain ataupun ancaman nonmiliter maka bela negara menjadi penting Dok Ponpes Al Ubaidah

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, KH Ubaidillah Al Hasaniy, mengatakan wawasan kebangsaan sangat penting bagi para juru dakwah LDII melihat keberagaman suku bangsa dan agama. Sehingga dalam dakwahnya terus mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia menegaskan tanpa melihat kondisi bangsa yang beragam, seseorang bisa terjebak dengan “aku” bukan kita. Seterusnya, bisa dilihat sekelompok orang menjadi merasa benar sendiri yang lain salah. “Bahkan berencana mengubah Pancasila, yang menjadi ideologi bangsa dengan paham lain yang tidak cocok dengan kondisi bangsa Indonesia,” pungkas KH Ubaid.

Ia juga mengingatkan, nasionalisme bukanlah merasa negerinya paling hebat sehingga memandang rendah bangsa lain. Justru dalam diri bangsa Indonesia, memiliki karakter yang terbuka. Karakter tersebut harus dimanfaatkan untuk belajar hal-hal yang positif dari orang lain, bahkan bangsa lain.

“Dari pengalaman melihat berbagai negara dan bangsa, ambil sisi positifnya untuk diajarkan kepada masyarakat,” kata KH Ubaid. Ia memberi contoh, negara-negara maju seperti Jepang dan Australia mengajarkan kedisiplinan dan mengedepankan pendidikan karakter. Karakter yang kuat dan kedisplinan tersebut menjadi modal membangun negara mereka.

Tags: bela negara ldiijaga keutuhan nkriKodim NganjukPonpes Al Ubaidah Kertosono

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua PC LDII Tulakan Suyoto menyerahkan bantuan air bersih secara simbolis kepada Kepala Dusun Wonokeso Wasito didampingi Senkom dan personel Polsek Tulakan Kamis 8102026 Foto LINES Pacitan

Tanggap Krisis Air Bersih, LDII Tulakan Bersinergi dengan Polsek dan Senkom Bantu Warga Losari Pacitan

10 Oktober 2026
Pengurus DPD LDII dan Ponpes Baitul Ulum Al Islami menerima kunjungan silaturahim Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji di Desa Puntukdoro Rabu 7102026 Foto LINES Magetan

Kapolres Magetan Baru Sambangi LDII dan Pesantren, Ajak Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

10 Oktober 2026
Seorang warga LDII memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis CKG yang digelar di halaman Masjid Agung Aulia Kamal Dok LINES Jatim

Dorong Kesadaran Dini, LDII Kamal Gandeng RS Lukas dan Lab Fortuna Gelar Cek Kesehatan Gratis

3 Oktober 2026
Ketua DPD LDII Kabupaten Malang Subiyanto beserta jajaran berdialog dengan Dandim 0818Malang Batu Letkol Czi Bayu Nugroho di Makodim 0818Malang Batu Jumat 2102026 Foto LINES Malang

DPD LDII Kabupaten Malang dan Kodim 0818/Malang-Batu Sinergi Bina Karakter Generasi Muda

6 Oktober 2026

Komentar Terkini

  • Fediya ekawati pada Seminar Parenting Wanita LDII Gunung Anyar, Tekankan Pentingnya Mengisi ‘Tangki Cinta’ Anak
  • Anonim pada Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri
  • Chatarina T pada Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri
  • H. Zaini Ahmadi pada CKG, Kolaborasi LDII dan Dinkes Jatim Dorong Warga Hidup Sehat
  • Anonim pada Buka Musda IX LDII Pacitan, Pemkab Dorong Penguatan SDM Profesional Religius
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.