LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

Polres Nganjuk Bekali Santri Wawasan Kamtibmas

Ali Mustika by Ali Mustika
10 Februari 2026
in BERITA DAERAH, SEPUTAR PESANTREN
38 2
0
Kaurbinop Binmas Polres Nganjuk Inspektur Dua Dwi Purnomo tengah berkunjung Ponpes Al Ubaidah 23 Februari 2022 Dok Ponpes Al Ubaidah

Kaurbinop Binmas Polres Nganjuk Inspektur Dua Dwi Purnomo (tengah) berkunjung Ponpes Al Ubaidah, 23 Februari 2022. Dok: Ponpes Al Ubaidah.

38
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

NGANJUK — Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, mengundang Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk, pada Rabu (23/2). Mereka diundang untuk memberi pemahaman mengenai Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada para calon juru dakwah LDII yang akan terjun ke masyarakat.

Kaurbinop Binmas Polres Nganjuk Inspektur Dua (Ipda) Dwi Purnomo mengatakan para santri harus dibekali wawasan dan pengetahuan mengenai Pancasila.

“Alquran adalah tuntunan umat Islam dalam beribadah kepada Allah, sementara Pancasila adalah tuntunan dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Dwi Purnomo.

Untuk itu, ia berpesan agar para juru dakwah yang turun ke masyarakat, juga harus mengajarkan cinta tanah air dan bangsa, toleransi antar uma beragama, serta bergotong-royong. Tidak ada ajaran agama yang mengajarkan merusak atau ketidakbaikan.

Ia mengingatkan, juru dakwah harus berperan aktif dalam membangun rasa aman atau keamanan. Di mana aman bisa membuat seseorang merasa nyaman, terlindungi dari ancaman psikologis maupun ancaman fisik.

“Rasa aman itu kebutuhan dasar manusia. Bila kondisi tidak aman, bisa dipastikan ibadah tidak nyaman dan tidak bisa khusuk. Rasa aman ini tercipta karena kita upayakan,” ujarnya. Ia menambahkan, pada zaman modern ini, ketika semua makin canggih justru ancaman meningkat.

Teknologi yang seharusnya membuat hidup manusia lebih baik, justru dijadikan alat untuk berbuat kejahatan dan kekerasan. Ia meminta, para juru dakwah agar berhati-hati dan bijaksana dalam bermedia sosial, “Media sosial dan internet menjadi wahana untuk mempengaruhi orang untuk melanggar bahkan merusak keamanan dan ketertiban masyarakat,” paparnya.

Dwi Purnomo menambhakan, para juru dakwah yang rata-rata masih sangat muda kadang labil. Para pelaku kejahatan kerap menyasar remaja yang sedang mencari jati diri. Di sinilah menurutnya, peran juru dakwah dalam menjaga umat agar gangguan Kamtibmas bisa ditanggulangi sebelum berubah menjadi ancaman.

Kaurbinop Binmas Polres Nganjuk Inspektur Dua Dwi Purnomo berikan Pembekalan Kamtibmas dan wawasan kebangsaan pada santri Dok Ponpes Al Ubaidah
Kaurbinop Binmas Polres Nganjuk Inspektur Dua Ipda Dwi Purnomo

 

Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, KH Ubaidillah Al Hasaniy, mengatakan para santri tak hanya dibekali ilmu agama, namun diimbangi jugan dengan wawasan dan pengetahuan mengenai Kamtibmas.

Menurutnya, dengan wawasan dan pengetahuan mengenai Kamtibmas, para juru dakwah LDII bisa menghindari paham-paham radikalisme yang jauh dari ajaran Islam, “Terutama para mubaligh-mubalighah ini bisa berdakwah dengan sejuk, dan bahkan mampu membentengi masyarakat dari paham-paham yang merusak keutuhan bangsa,” imbuh KH Ubaid.

Ia berpendapat, semakin terbukanya dunia oleh teknologi komunikasi, makin banyak pula ideologi dan paham-paham yang menyesatkan. Bahkan jauh dari kata rahmatan lil alamin, “Ujung-ujungnya malah ingin menggulingkan pemerintah, mengganti ideologi Pancasila dan karena menganggap dirinya paling benar,” ujarnya. Tindakan itu, menurut KH Ubaid bukan hanya merugikan umat Islam tapi juga merugikan umat agama lain.

Tags: Al Ubaidah KertosonoPolres NganjukWawasan Kamtibmas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

12
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

Buku Sistem Pendidikan LDII Ungkap Pola Terstruktur Berbasis 29 Karakter Luhur

13 Mei 2026
Bedah buku Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke Foto LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UINSA Dorong Keterbukaan dan Dialog Antarormas

13 Mei 2026
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13 Mei 2026
DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Bedah dan Diskusi Buku berjudul Sistem Model dan Corak Pendidikan LDII Dalam Platform Profesional Religius Dari Sabang Sampai Merauke Acara berlangsung pada Minggu 105 pagi di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya Dok LINES Jatim

Bedah Buku LDII di UIN Sunan Ampel Surabaya, Hadirkan Narasumber Lintas Ormas

13 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Mayonne Wasykar pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Ilham Mukhsin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Adellyna Cantica pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Roykhan Malvin pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.