LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Agroekoteknologi Solusi Pelestarian Lingkungan

Widi Yunani by Widi Yunani
20 Februari 2026
in NASIONAL, RAPIMNAS LDII, TEKNO
9 0
0
Asisten Deputi Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Sri Tantri Arundhati MSc tengah menyampaikan paparan mengenai dampak perubahan iklim dan strategi mitigasi dalam Rapimnas LDII 2014 di Jakarta Rabu 145 Foto LINES Jatim

Asisten Deputi Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Sri Tantri Arundhati, M.Sc (tengah) menyampaikan paparan mengenai dampak perubahan iklim dan strategi mitigasi dalam Rapimnas LDII 2014 di Jakarta, Rabu (14/5). Foto: LINES Jatim

8
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Memasuki abad ke-21, dampak perubahan iklim kian nyata dirasakan. Cuaca ekstrem, musim yang tidak menentu, hingga kenaikan permukaan laut menjadi tantangan serius bagi kualitas hidup manusia. Merespons kondisi tersebut, DPP LDII dalam Rapimnas 2014 mengusulkan penerapan agroekoteknologi sebagai salah satu solusi untuk menekan dampak efek rumah kaca sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Asisten Deputi Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup, Sri Tantri Arundhati, M.Sc, menjelaskan bahwa efek rumah kaca terjadi akibat penumpukan gas di atmosfer yang membentuk lapisan penahan panas.

“Seperti mobil yang ditutup kacanya. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi di dalamnya—panas dan tidak nyaman,” ujarnya.

Dampaknya adalah pemanasan global yang memicu berbagai perubahan, mulai dari mencairnya es di kutub hingga meningkatnya volume air laut. Kenaikan suhu bumi juga berdampak pada peningkatan penguapan air, curah hujan ekstrem, dan risiko banjir di berbagai wilayah, termasuk Jakarta.

Di sektor pertanian, kenaikan suhu mengganggu kontinuitas panen dan produktivitas lahan. Sementara di sektor kelautan, peningkatan suhu air laut merusak terumbu karang dan mengancam keberlanjutan mata pencaharian nelayan.

“Kita rasakan sendiri, akhir-akhir ini puting beliung, kebakaran, kekeringan, dan curah hujan semakin tidak dapat diprediksi. Ini sudah terjadi di Indonesia,” kata Sri Tantri.

Mengacu pada laporan IPCC Assessment Report 5 tahun 2014 yang melibatkan sekitar 2.500 peneliti dunia, perubahan iklim dinyatakan sebagai akibat aktivitas manusia. Dalam 20 tahun terakhir, suhu rata-rata Indonesia tercatat meningkat sekitar 0,6 derajat Celsius.

Menurut Sri Tantri, diperlukan langkah adaptasi dan mitigasi yang sistematis. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya, antara lain melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta integrasi kebijakan lingkungan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Selain itu, penguatan sistem informasi cuaca dan iklim bekerja sama dengan BMKG dan BPS juga menjadi agenda penting untuk memetakan wilayah rentan. Program Kampung Iklim turut dikembangkan sebagai bentuk apresiasi terhadap inisiatif masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim.

Agroekoteknologi sebagai Solusi

Dalam forum tersebut, DPP LDII mengusulkan penerapan agroekoteknologi sebagai strategi peningkatan produksi pertanian yang ramah lingkungan. Skema ini mencakup rehabilitasi sarana pertanian, pengembangan teknologi pangan, serta pemanfaatan internet untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

Moderator forum, Dr. Shobar Wiganda, yang juga pengurus DPP LDII, menyatakan bahwa gagasan tersebut akan disampaikan kepada calon pemimpin bangsa sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelestarian lingkungan dan kedaulatan pangan.

“Maka kita sampaikan kepada calon pemimpin bangsa usulan ini dalam rangka mewujudkan pelestarian lingkungan hidup dan kedaulatan pangan,” ujarnya.

Melalui pendekatan agroekoteknologi, LDII berharap tercipta keseimbangan antara peningkatan produktivitas pertanian dan perlindungan lingkungan, sehingga tantangan perubahan iklim dapat dihadapi secara berkelanjutan.

Tags: EFEK RUMAH KACAKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPEMANASAN GLOBALRAPIMNAS LDII

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz Gus Kikin menyambut Ketua DPW LDII Jatim H Moch Amrodji Konawi kanan di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Sabtu 2832026 Foto LINES Jatim

Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat

29 Maret 2026
Pengurus DPW LDII Jatim saat silaturahim ke Ketua Umum Pengurus Pusat MUI Gus War di Kediri Foto LINES Jatim

Jelang Munas X 2026, LDII Jatim Silaturahim ke Ketua Umum MUI

29 Maret 2026
Silaturahim Syawal pengurus DPW LDII Jawa Timur dengan Wakil Ketua Umum MUI Jawa Timur Prof KH Halim Soebahar di Jember Foto LINES Jatim

LDII Jatim Silaturahim ke Waketum MUI Jatim, Perkuat Pembinaan Umat

28 Maret 2026
Pengurus DPW LDII Jatim saat bersilaturahim dengan Prof KH Noor Harisudin di Jember Foto LINES Jatim

Silaturahim Syawal LDII Jatim, Jaga Komunikasi dan Kebersamaan Umat

29 Maret 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada Ketua PCNU Kediri: Ramadan Ajarkan Kesabaran dan Toleransi
  • Zidane Alfin pada Menjelang Buka Puasa, Warga LDII Wonocolo Latihan Pencak Silat Bersama PERSINAS ASAD
  • Lilik Indarti pada LDII Bangkalan Salurkan 75 Paket Santunan Ramadan untuk Anak Yatim dan Keluarga Beruntung
  • Yadi pada Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII
  • Adi Kurniawan pada Terpilih Aklamasi, H. Suhartono Kembali Nakhodai LDII Kota Mojokerto
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.