LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home ARTIKEL

Essai: Pesan Sahabat

Ali Mustika by Ali Mustika
10 Februari 2026
in ARTIKEL
19 1
0
Essai: Pesan Sahabat
19
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Beruntunglah bagi mereka yang punya sahabat. Kadang jumlahnya memang tidak banyak. Sahabat beda dengan teman. Biasanya predikat sahabat bisa dihitung dengan jari sebelah tangan. Sahabat semacam anugerah terindah yang diberikan Allah kepada seseorang di kehidupan ini. Ia sering muncul saat kita dalam kesulitan. Ia hadir pada saat-saat yang tepat dan dibutuhkan. Datang dengan ketulusan membawa pertolongan, kemudian pergi dengan pengharapan indah berbalut kebaikan. Tanpa pamrih, penuh tulus, dalam diam berperisai indah ketaatan, pun karena Allah semata.

Dalam hal sahabat, jembatan pemahaman terindah yang bisa menjadi bahan pencerahan adalah kisah legendaris bagaimana Rasulullah ﷺ menyaudarakan Kaum Muhajir dan Anshar. Ada semacam ikatan yang kuat di bawah nikmat Allah yang menyertainya. Lahir dan batin. Itulah sahabat. Ia bukan saudara sekandung, tetapi dalam praktik melebihinya. Ia bukan istri, tetapi mengerti diri kita luar-dalam. Orang yang mau berkorban demi kita sebagai perpanjangan tangan Tuhan. Maka, sekali lagi berbahagialah mereka yang punya sahabat.

Mengawali tahun 2021, seorang sahabat mengirimkan sebuah pesan indah penuh makna. Selaksa berkah, sejuta nikmat. Bukan sebentuk benda atau pernak-pernik yang penuh nilai. Ia datang dengan kalimat hikmah, menyikapi kondisi pandemi dan perlunya menumbuhkan kesabaran dalam meghadapinya. Ia mengirimkan sebuah hadits yang sungguh menghentak jiwa.

Dinukil dari riwayat Imam Muslim, ia menyajikannya dengan penuh karisma.
“Sahabatku, rasanya kita perlu mengulik kembali hadits indah berikut ini. Untuk apa? Untuk mengetahui apakah kita benar-benar manusia yang menghamba kepada Allah atau bukan. Sebab, banyak sekali yang merasa berkuasa melebihi Yang Maha Kuasa. Atau merasa bersih tak pernah berdosa. Lupa bahwa kita adalah manusia, tempatnya salah, lupa dan tak berdaya. Simaklah wasiat berikut ini.

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ، أَنَّهُ قَالَ حِينَ حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ كُنْتُ كَتَمْتُ عَنْكُمْ شَيْئًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏ “‏ لَوْلاَ أَنَّكُمْ تُذْنِبُونَ لَخَلَقَ اللَّهُ خَلْقًا يُذْنِبُونَ يَغْفِرُ لَهُمْ

Dari Abi Ayyub -radhiyallahu ‘anhu- sesungguhnya ia berkata ketika hendak meninggal; “Aku menyembunyikan dari kalian sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah ﷺ, Beliau bersabda; “Seandainya kamu sekalian tidak mempunyai dosa sedikit pun, niscaya Allah akan menciptakan suatu kaum yang melakukan dosa untuk diberikan ampunan kepada mereka.” [HR. Muslim]”.

Apa hubungannya dengan situasi sekarang? Dua hal sekaligus. Pertama, terkait pandemi. Sahabat yang baik tersebut ingin mengingatkan kembali kepada saya untuk mengenal lebih dalam lagi sifat manusia. Dengan mengenal lebih baik lagi sifat dasar manusia diharapkan bisa lebih baik dan tangguh lagi dalam bermuamalah dan bersosialita. Ujung-ujungnya bisa menghiasi manisnya iman dalam situasi seperti sekarang ini. Menghadapi pandemi yang terus bertambah kasus konfirmasinya, tetap sabar dan tidak menggerutu. Menjalani kondisi pandemi yang terus memanjang, memasuki tahun kedua, tetap tenang tidak menyalahkan. Justru melihat peluang indah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semua diolah menjadi indah pada saatnya dan digunakan dengan sempurna untuk masa depan.

Kedua, terkait pergantian tahun. Banyak hal salah yang kita lakukan di tahun yang lalu, jangan bersedih. Jadikan semua sebagai pelajaran berharga dengan banyak bertaubat kepada Allah. Banyak hal yang belum kesampaian di masa lalu, tetaplah berusaha. Selalu ada peluang dan harapan, jika Allah masih memberi waktu. Dengan berpandangan seperti ini, akan meringankan langkah kaki. Memanfaatkan setiap keadaan yang dihadapai dengan usaha terbaik. Bukan keberhasilan ukurannya, tetapi proses yang menjadi tolok ukurnya. Sebab hasil Allahlah yang menentukan. Adakalanya harus bersyukur, ketika keberhasilan datang. Adakalanya minta ampunan, jika ternyata kesalahan yang kita kerjakan.

Pilihan dalil yang indah. Sekilas hadits di atas tampak bias. Dari sudut tertentu, seperti mengajak bersama-sama melakukan dosa. Bukan, bukan itu. Ini adalah apresiasi terhadap orang yang berbuat dosa. Salah, berdosa itu biasa, kalau gak nanti malah akan diganti kaum lain, itu bukan? Hati-hati, jangan dihubungkan atau malah diqiaskan dengan semangat Surat Al-Maidah ayat 54. Tetapi hadits ini lebih kepada penguatan, penegasan dan alasan dasar bahwa Allah suka terhadap orang yang bertaubat. Manusia salah, lupa dan berdosa itu biasa. Karena manusia memang tempatnya. Namun ketika tahu bahwa dirinya bersalah dan berdosa kemudian segera taubat, itu luar biasa. Karena Allah sungguh-sungguh suka menerima taubat. Jadi, klop sudah hukum Allah ini. Hubungan sebab akibat yang sempurna, karena fitrah manusia; dimana manusia itu istimewa. Kita bukanlah malaikat, yang tidak pernah berdosa.

Nah, untuk mengurangi kebiasan ini, ada baiknya kita simak redaksi serupa yang diriwayatkan sahabat Abu Hurairah.
نْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اللَّهُ بِكُمْ وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُونَ فَيَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ فَيَغْفِرُ لَهُمْ ‏”‏ ‏.‏

Dari Abu Hurairah dia berkata, bersabda Rasulullah ﷺ: “Demi Dzat yang diriku berada ditanganNya, jika kalian tidak berbuat dosa, Allah akan menghilangkan kalian dan Allah akan mendatangkan kaum lain yang berdosa, lalu mereka mau minta ampun kepada Allah, maka Allah pun mengampuni dosa mereka.” (HR. Muslim).

Dengan tambahan redaksi ini, sekali lagi, sahabat saya ingin menyampaikan pesan sederhana bahwa tidak perlu membenci orang yang bersalah secara berlebihan. Karena itu bisa menimpa siapa saja. Kalaulah harus membenci, bencilah tindakannya jangan orangnya. Sebenarnya hanya perlu diingatkan untuk bertaubat saja. Karena itulah solusi terbaiknya. Dan yang terpenting lagi, bahwa dengan salah dan dosa itu bisa menjadi jalan memperoleh derajat tinggi di sisi Allah dengan bertaubat; dari hina menjadi mulia. Persis seperti harapan sahabat saya, semoga memasuki tahun baru 2021 ini, kita semua bisa menjadi hamba Allah yang lebih taqwa dan luas cakrawalanya. Amin.

::

Penulis: Faizunal A. Abdillah
Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Ilustrasi: Ihsan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
LDII Pacitan bersama Polsek Kebonagung dan relawan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan pada Rabu 239 Foto LINES Pacitan

Atasi Kekeringan, LDII Kebonagung Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Dusun Krajan Pacitan

26 September 2026
Ribuan santri Ponpes Wali Barokah Kota Kediri mengikuti Salat Istisqa untuk memohon hujan Selasa 2292026 Foto KIM PPWB

Hadapi Kemarau Panjang, Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Salat Istisqa

22 September 2026
Pemuda LDII Desa Medaeng Sidoarjo gelar Focus Group Discussion FGD memetakan potensi dan arah pengembangan karier Senin 219 Foto LINES Sidoarjo

Pemuda LDII Medaeng Bekali Generasi Muda Kemampuan Petakan Potensi Diri untuk Tentukan Karier

22 September 2026
Kepala Kantor Kemenhaj Gresik menyampaikan sosialisasi persiapan ibadah haji bagi calon jamaah estimasi keberangkatan 20272028 di Ballroom DPD LDII Kabupaten Gresik Minggu 2092026 Foto LINES Gresik

Kemenhaj dan KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gelar Sosialisasi Persiapan Haji 2027–2028

25 September 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri
  • Chatarina T pada Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri
  • H. Zaini Ahmadi pada CKG, Kolaborasi LDII dan Dinkes Jatim Dorong Warga Hidup Sehat
  • Anonim pada Buka Musda IX LDII Pacitan, Pemkab Dorong Penguatan SDM Profesional Religius
  • Siti Khomariyah pada Buka Musda IX LDII Pacitan, Pemkab Dorong Penguatan SDM Profesional Religius
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.