PAMEKASAN — Sebanyak 200 warga mengikuti pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar DPD LDII Kabupaten Pamekasan di Wisma Hafiludin pada Minggu (13/9/2026). Dalam pemeriksaan medis tersebut, sejumlah peserta terdeteksi memiliki tekanan darah serta kadar gula darah di atas batas normal.
Dokter Puskesmas Teja Pamekasan, dr. Ajeng Nawangwulan, mengimbau para peserta yang terdeteksi mengalami hipertensi dan gula darah tinggi untuk segera membenahi gaya hidup, seperti memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, dan mengonsumsi obat sesuai anjuran medis.
“Dari hasil pemeriksaan CKG hari ini, banyak ditemukan yang tekanan darahnya tinggi, kemudian ada juga beberapa yang gula darahnya tinggi,” ujar Ajeng.
Rangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, hingga kadar gula darah. Selain itu, para peserta juga mendapatkan kesempatan konsultasi kesehatan secara langsung dengan tim medis.
Salah satu peserta, Sabariman, mengaku sangat terbantu karena dapat mengetahui indikator kondisi tubuhnya secara terperinci.
“Saya tadi diukur tinggi badan, berat badan, luas pinggang (lingkar perut), ditanyakan beberapa pertanyaan tentang kondisi kesehatan saya, juga diukur tensi dan gula darah,” katanya.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama DPD LDII Kabupaten Pamekasan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan. CKG di Pamekasan ini merupakan bagian dari Gerakan Serentak CKG yang digagas DPW LDII Jawa Timur dan dilaksanakan bersama 38 DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pamekasan, Mohammad Bakir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara DPW LDII Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yang didorong oleh kesadaran warga dalam menjaga kesehatan.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah sinergi antara ulama dan tenaga medis untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pola hidup sehat.
“Kolaborasi tersebut menjadi bentuk pembagian peran antara ulama dan tenaga kesehatan dalam mengajak masyarakat menjalani hidup sehat,” ujar Amrodji.
Melalui kegiatan CKG ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali kondisi kesehatannya sejak dini serta secara konsisten menerapkan pola makan dan pola hidup yang lebih sehat. (kim/sof/wid)












