KEDIRI — Keterlibatan generasi muda dalam ekosistem demokrasi tidak cukup hanya sebatas meramaikan isu-isu publik di media sosial, melainkan harus dilanjutkan melalui ruang dialog yang sehat serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pilihan politik. Penekanan tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, saat menjadi narasumber dalam program podcast di Kantor KPU Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (10/9/2026).
“Tantangannya adalah bagaimana menjaga agar ketertarikan anak muda tidak hanya berhenti pada ‘meramaikan di media sosial’, melainkan berlanjut menjadi dialog yang sehat dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pilihan politik,” ujar Asyhari.
Asyhari menjelaskan bahwa pemuda memiliki peran vital dan strategis dalam menentukan arah kebijakan publik melalui partisipasi aktif di Pemilihan Umum (Pemilu). Berbagai isu krusial yang berdampak langsung pada masa depan masyarakat—seperti akses pendidikan, ketersediaan lapangan kerja, percepatan digitalisasi, hingga penyediaan fasilitas publik—sangat berkaitan erat dengan kepentingan dan keterlibatan generasi muda.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Yuda Langgeng Asadullah, menyoroti pentingnya peran wadah kepemudaan dalam membangun budaya berdemokrasi sejak dini. Menurutnya, proses internal organisasi seperti penyusunan program kerja, ruang diskusi, penyampaian gagasan, hingga pengambilan keputusan bersama merupakan sarana latihan demokrasi yang paling nyata.
“Di organisasi kepemudaan, kita belajar demokrasi yang paling sederhana, yaitu menyampaikan pendapat, mendengarkan yang lain, dan menerima keputusan bersama meski pendapat kita tidak selalu yang dipakai. Itu justru inti dari demokrasi,” ujar Yuda.
Lebih lanjut, Yuda menekankan bahwa kapasitas kepemimpinan dapat diasah sejak dini tanpa harus menunggu seseorang memegang jabatan formal tertentu. Karakter mendasar seperti kepemimpinan yang adil, jujur, amanah, konsisten, serta kemampuan untuk mau mendengarkan orang lain menjadi pondasi utama yang harus dimiliki oleh pemuda saat ini.
Diskusi interaktif ini menjadi momentum sinergi antara KPU Kota Kediri dan Pemuda LDII dalam membangun kesadaran politik di kalangan anak muda. Melalui forum ini, generasi muda didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna media sosial yang pasif atau reaktif, melainkan bertransformasi menjadi warga negara yang aktif berdialog, kritis, dan mampu mengambil keputusan politik secara bertanggung jawab. (kim/sof/wid)












