JOMBANG – m memberikan pembekalan kepada puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kecamatan Mojoagung untuk penguatan kapasitas organisasi. Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Muttaqin, Mojoagung, Senin (2/6/2026).
Selain memperkuat kapasitas organisasi, kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter.
Dalam kesempatan itu, Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Mojoagung mengajak para pengurus untuk turut menyosialisasikan pola asuh anak yang tepat kepada masyarakat. Sebab, keluarga dinilai menjadi lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak.
Anggota Wanhat mo, Indra Setiawan, menyampaikan materi tentang filosofi Jawa yang dikenal dengan konsep tutur, uwur, dan sembur. Menurutnya, nilai-nilai tersebut masih relevan diterapkan dalam pola pengasuhan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Tutur berarti memberi nasihat, pendidikan, dan keteladanan kepada anak. Orang tua bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai moral, etika, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, anak lebih mudah meniru apa yang dilakukan orang tua daripada sekadar mendengar nasihat. Karena itu, keteladanan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di rumah.
Sementara itu, uwur dimaknai sebagai kewajiban orang tua membekali anak dengan berbagai kebutuhan untuk masa depan. Bekal tersebut tidak hanya berupa materi, tetapi juga pendidikan, keterampilan, pengalaman hidup, hingga pembentukan karakter.
“Anak perlu dipersiapkan agar mampu menghadapi kehidupan dengan baik. Karena itu, orang tua harus memberikan bekal yang cukup, baik secara ilmu maupun mental,” jelasnya.
Adapun sembur diartikan sebagai doa yang senantiasa dipanjatkan orang tua untuk kebaikan anak-anaknya. Menurut Indra, doa merupakan ikhtiar spiritual yang tidak bisa dipisahkan dari proses mendidik dan mendampingi tumbuh kembang anak.
“Melalui konsep tutur, uwur, dan sembur, orang tua tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas anak agar tumbuh menjadi pribadi yang seimbang serta bertanggung jawab,” katanya.

Melalui pembekalan tersebut, PC LDII Mojoagung berharap para pengurus PAC dapat meneruskan materi yang diperoleh kepada warga di lingkungan masing-masing. Selain itu juga memperkuat peran keluarga dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter. Dengan begitu, nilai-nilai pendidikan keluarga yang memadukan ajaran agama dan kearifan lokal dapat diterapkan lebih luas di tengah masyarakat.
Ketua PC LDII Mojoagung menilai penguatan peran keluarga menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis. Karena itu, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menyiapkan generasi muda yang berakhlak, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. (cak/wid).












