KEDIRI — DPD LDII Kota Kediri menghadiri kegiatan Sosialisasi Toleransi dan Keberagaman bertajuk “Kediri Guyub Rukun: Merawat Toleransi, Memperkuat dan Merangkul Keberagaman” di Tegowangi Ballroom Hotel Grand Surya, Kota Kediri, Minggu (26/4/2026).
Forum tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur M. Hadi Setiawan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim, Forkopimda, serta anggota DPRD Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya menjaga suasana rukun di tengah pembangunan kota. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga kebersamaan masyarakat.
“Membangun kota itu penting, tetapi menjaga kebersamaan jauh lebih penting,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur M. Hadi Setiawan mengatakan toleransi harus dijaga dalam seluruh aspek kehidupan, baik di lingkungan masyarakat maupun dalam pemerintahan.
“Toleransi harus tercipta antara masyarakat, politik, dan pemegang kekuasaan. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan ini bersama-sama,” katanya.

Sekretaris DPD LDII Kota Kediri Asyhari Eko Prayitno mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya merawat nilai kebersamaan dan keberagaman di Kota Kediri.
Ia juga menyoroti capaian Kota Kediri yang baru dinobatkan sebagai peringkat ke-8 Kota Paling Toleran secara nasional. Menurutnya, capaian itu menunjukkan budaya guyub rukun telah tumbuh dengan baik di tengah masyarakat.
“Predikat ini membuktikan bahwa semangat guyub rukun di Kediri bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar dirasakan dan diakui secara nasional,” ujarnya.
Asyhari menambahkan, LDII siap terus bersinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat toleransi di Kota Kediri.












