LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Sinergi BSI dan LDII Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Berbasis Syariah

Cakra Sadida by Cakra Sadida
29 April 2026
in EKONOMI, SEPUTAR JATIM
225 7
0
rogram Inkubasi Bisnis hasil kolaborasi antara Bank Syariah Indonesia dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jawa Timur digelar dalam bentuk webinar pada Sabtu 2504 Kegiatan ini diikuti ratusan pelaku UMKM baik secara daring maupun luring yang terpusat di Gedung UMKM BSI Surabaya Dok LINES Jatim

rogram Inkubasi Bisnis hasil kolaborasi antara Bank Syariah Indonesia dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jawa Timur digelar dalam bentuk webinar pada Sabtu (25/04). Kegiatan ini diikuti ratusan pelaku UMKM, baik secara daring maupun luring yang terpusat di Gedung UMKM BSI Surabaya. Dok: LINES Jatim.

217
SHARES
231
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Program Inkubasi Bisnis hasil kolaborasi antara Bank Syariah Indonesia dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jawa Timur digelar melalui webinar pada Sabtu (25/04). Kegiatan ini diikuti ratusan pelaku UMKM secara daring maupun luring dari Gedung UMKM BSI Surabaya.

Webinar ini dilakukan untuk mendorong pelaku usaha naik kelas melalui pembinaan berkelanjutan yang mengedepankan aspek bisnis sekaligus nilai-nilai syariah.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi mengatakan, program inkubasi ini membantu UMKM LDII terutama dalam hal permodalan. UMKM LDII tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
“UMKM LDII jumlahnya luar biasa, mulai dari mikro, kecil, hingga menengah. Mereka membutuhkan edukasi dan pembiayaan, dan BSI menawarkan solusi yang sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain pembiayaan, program ini juga memberikan pendampingan, pengawasan (controlling), hingga penataan keuangan usaha. Hal ini diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas secara bertahap.

“Harapannya UMKM bisa naik kelas dari mikro ke kecil, kecil ke menengah, hingga menjadi usaha besar,” jelasnya.

Terkait keberlanjutan program, ia menyebutkan, meskipun kerja sama memiliki batas waktu melalui nota kesepahaman (MoU), namun pendampingan diharapkan terus berjalan selama dibutuhkan oleh pelaku usaha.

Amrodji menjabarkan, peserta yang mendaftar program ini mencapai 1.000 orang dan tersebar di 117 titik di seluruh Jawa Timur. “Antusiasnya luar biasa. Peserta tersebar di 117 titik di Jawa Timur, dan pendaftar yang masuk sangat banyak,” ujarnya.

Melihat tingginya minat tersebut, ia berharap para pengusaha LDII dapat memanfaatkan berbagai program yang telah difasilitasi organisasi, mulai dari kerja sama industri, program afiliasi, hingga akses pembiayaan.
“Kami berharap pengusaha LDII bisa memanfaatkan berbagai terobosan yang sudah dibuat agar usahanya semakin berkembang,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya prinsip “tri sukses” dalam berwirausaha, “Kita harus berilmu, berakhlakul karimah, dan mandiri. Setelah berhasil, jangan lupa memandirikan lingkungan sekitar,” tegasnya.

LDII Jawa Timur, tambah Amrodji, akan terus memberikan dukungan kepada para UMKM. “Kami akan terus memfasilitasi dan mempertemukan UMKM dengan berbagai pihak, termasuk Pemprov Jawa Timur, agar mereka bisa berkembang lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pengusaha LDII (HPL) Jawa Timur, Ardian Muchtar menjelaskan, HPL saat ini telah menjadi wadah bagi lebih dari 1.000 pengusaha LDII. Ia menekankan pentingnya arah dan visi dalam menjalankan usaha agar tidak berhenti di tengah jalan.
“Banyak usaha berhenti bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak punya arah yang jelas,” terangnya.

Ia juga mengajak peserta menjadikan forum ini sebagai langkah awal dalam membangun masa depan usaha yang lebih terarah. Dengan konsistensi belajar dan terus bergerak, ia optimistis akan lahir pengusaha besar dari Jawa Timur yang mampu bersaing hingga tingkat internasional.

“Kalau kita konsisten belajar dan terus bergerak, bukan tidak mungkin akan lahir pengusaha besar yang menembus pasar nasional hingga internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardian menegaskan bahwa HPL akan terus berperan sebagai wadah pendampingan bagi pelaku UMKM agar berkembang, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ia turut mengapresiasi sinergi dengan BSI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi umat.

“Kami ingin UMKM tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” katanya.

IEBS RO 12 BSI Syariah Surabaya, Wahsi Prasodjo, menjelaskan bahwa program inkubasi bisnis ini merupakan bagian dari peran BSI dalam mendukung program pemerintah untuk mengembangkan UMKM di Indonesia, khususnya bagi anggota HPL LDII.

“Program ini ditujukan bagi UMKM LDII, mulai dari pembinaan, pengelolaan keuangan, hingga pemasaran produk, sehingga mereka bisa bertumbuh bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan BSI tidak hanya terbatas pada pembiayaan, tetapi mencakup berbagai layanan keuangan dan pendampingan usaha secara menyeluruh.

“UMKM tidak hanya butuh pembiayaan, tetapi juga fasilitas keuangan seperti pendanaan, tabungan, hingga produk lain seperti tabungan emas dan haji. Semua itu menjadi bagian dari ekosistem yang kami siapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, BSI juga berperan dalam menyalurkan program pemerintah, “Kami juga menyalurkan pembiayaan usaha rakyat dan melibatkan UMKM dalam expo maupun kegiatan pengembangan usaha lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wahsi berharap program ini mampu meningkatkan kualitas UMKM, baik dari sisi produk maupun manajemen usaha.
“Harapannya UMKM bisa lebih maju, baik dari kualitas produk, kehalalan khususnya di sektor food and beverage, hingga kemampuan membuka pasar baru,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan sebagai kunci keberhasilan usaha, yang menjadi salah satu keunggulan perbankan dalam melakukan pembinaan.

“Kami berharap UMKM bisa lebih baik dalam manajemen keuangan, karena itu adalah salah satu kekuatan yang kami miliki dalam membina nasabah,” tuturnya. (ysy/wid)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Pengurus LDII Jember berkunjung ke Diskominfo untuk membahas rencana Diklat Jurnalistik bagi generasi muda guna meningkatkan literasi digital dan promosi potensi daerah Foto LINES Jember

LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

11 Juni 2026
Bupati Banyuwangi menghadiri dan membuka Permata CAI ke 45 yang digelar LDII di Bumi Perkemahan Waduk Sidodadi Glenmore Rabu 1072024 Foto LINES Banyuwangi

LDII Banyuwangi Siapkan Permata CAI untuk Perkuat Karakter dan Cinta Alam Generasi Muda

11 Juni 2026
Pemuda LDII bersama pengurus Karang Taruna OPD Gresik Foto LINES Gresik

Pemuda LDII Hadiri Sosialisasi Penguatan Peran Karang Taruna dalam Ekonomi Gresik

10 Juni 2026
Dwi Pramono menyerahkan dua buku tentang nilai kebajikan dan sistem pendidikan LDII kepada KH Ahmad Fahrur Rozi Foto LINES Malang

Dua Buku Jadi Jembatan Silaturahim DPP LDII dan Ketua PBNU

10 Juni 2026

Komentar Terkini

  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.