GRESIK — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Jawa Timur mengapresiasi terbitnya buku karya Ahmad Ali MD berjudul “Sistem, Model dan Corak Pendidikan LDII di Indonesia dalam Platform Profesional Religius dari Sabang Sampai Merauke.”
Sebagai tindak lanjut, DPW LDII Jawa Timur akan menggelar bedah buku tersebut pada Minggu, 10 Mei 2026, di UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA).
Ketua DPW LDII Jawa Timur, H. Moch Amrodji Konawi, menilai buku tersebut sebagai kontribusi penting dalam mendokumentasikan dan mengkaji sistem pendidikan LDII yang telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
“Buku ini memberikan gambaran utuh tentang pola pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, serta relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Amrodji saat rapat harian di Gedung DPD LDII Gresik, Senin (20/4).
Acara bedah buku ini rencananya akan dihadiri Rektor UINSA, Akhmad Muzakki, serta menghadirkan sejumlah pembedah buku dari kalangan akademisi dan tokoh nasional. Di antaranya Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdas RI Biyanto, Guru Besar UINSA KH. Ali Aziz, serta Ketua LD PBNU KH. Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab). Penulis buku, Ahmad Ali MD, juga dijadwalkan hadir untuk memaparkan langsung gagasan dalam karyanya.
Selain itu, kegiatan ini juga akan dihadiri Ketua DPD LDII se-Jawa Timur, serta perwakilan unsur wanita dan pemuda LDII se-Jawa Timur. Kehadiran berbagai elemen tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi organisasi sekaligus mendorong implementasi konsep pendidikan “profesional religius” di tingkat daerah.
DPW LDII Jawa Timur berharap kegiatan bedah buku ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi ruang diskusi yang konstruktif antara akademisi, praktisi, dan organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, dalam bukunya, Ahmad Ali MD mengulas secara komprehensif sistem, model, dan corak pendidikan LDII di Indonesia. Ia menekankan pentingnya integrasi antara nilai religius dan profesionalisme dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global. (sof/wid)












