KEDIRI — Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 itu berlangsung di Kantor PWI Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri. Hadir dalam acara itu sekitar 100 anak yatim piatu, Forkopimda, dan tokoh masyarakat.
Asyhari menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya LDII dalam mendorong kesalehan sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kehadiran pers yang humanis sangat dibutuhkan. Ini menunjukkan jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam membangun kepedulian sosial,” katanya.
Ia menambahkan, LDII siap menjalin kolaborasi dengan insan pers dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain santunan, panitia juga menyalurkan puluhan paket sembako kepada kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di penghujung Ramadan.
Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi, mengatakan tema “Berbagi Itu Menguatkan” diangkat untuk menegaskan peran pers yang tidak hanya profesional dalam pemberitaan, tetapi juga hadir secara empatik di tengah masyarakat.
“Pers harus memiliki kepedulian sosial. Solidaritas menjadi bagian penting dari peran kami,” ujarnya.
Asyhari menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya LDII dalam mendorong kesalehan sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kehadiran pers yang humanis sangat dibutuhkan. Ini menunjukkan jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam membangun kepedulian sosial,” katanya.
Ia menambahkan, LDII siap menjalin kolaborasi dengan insan pers dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rangkaian acara diisi dengan doa bersama, tausiyah kebangsaan, serta buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara insan media dan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pers. (sof/wid)












