LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Silaturahim Ketua LD PBNU dan LDII Jawa Timur, Perkuat Persamaan dan Kebersamaan

Akfal Nasrullah by Akfal Nasrullah
12 Maret 2026
in NASIONAL
27 1
0
Silaturahim Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin Gus Aab dengan pengurus DPW LDII Jawa Timur Kamis 123 di Kantor DPW LDII Jatim Surabaya Foto LINES Jatim

Silaturahim Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) dengan pengurus DPW LDII Jawa Timur, Kamis (12/3), di Kantor DPW LDII Jatim, Surabaya. Foto: LINES Jatim.

26
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab mengunjungi Kantor DPW LDII Jawa Timur, Kamis (12/3). Pertemuan yang berlangsung pada bulan Ramadhan ini menjadi ajang silaturahim untuk memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman umat Islam.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Aab menjelaskan bahwa silaturahim merupakan ajaran penting dalam Islam untuk menjaga dan mempererat hubungan antarsesama, terutama pada momentum Ramadhan.

“Bahasa menyambung itu adalah meluruskan benang yang kusut atau menggandengkan kembali sesuatu yang terkesan putus atau memang betul-betul putus. Itu sebetulnya hakikat silaturahim,” ujar Gus Aab.

Menurut dia, berbagai perbedaan di tengah masyarakat dapat memunculkan potensi kesalahpahaman, baik karena perbedaan arah, kepentingan, maupun aspirasi. Karena itu, silaturahim menjadi sarana untuk menjaga hubungan tetap baik.

“Untuk bisa saling memahami maka satu dengan yang lain harus saling menyelami. Dari situ akan muncul keinginan untuk terus menjaga kebersamaan,” katanya.

Gus Aab juga menekankan bahwa berbagai persoalan umat Islam di Indonesia tidak dapat diselesaikan oleh individu atau organisasi secara sendiri-sendiri. Menurut dia, diperlukan sinergi dari berbagai elemen umat.

“Persoalan umat Islam di Indonesia ini tidak bisa diselesaikan oleh orang per orang, kelompok per kelompok, atau ormas per ormas. Ini memerlukan sinergi dari seluruh potensi dan kekuatan,” ujarnya.

Ia kemudian mencontohkan kontribusi berbagai organisasi Islam dalam membangun masyarakat. Nahdlatul Ulama, misalnya, dikenal kuat dalam pengembangan pesantren, sementara Muhammadiyah memiliki jaringan pendidikan dan rumah sakit yang luas.

“Urusan bikin pesantren memang NU jagonya. Tapi giliran bangun rumah sakit dan sekolah yang bagus, kita juga harus angkat topi kepada Muhammadiyah,” kata Gus Aab.

Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin Gus Aab
Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin Gus Aab

Gus Aab juga menyinggung semangat dakwah para Jamaah Tabligh yang dikenal aktif menyampaikan ajaran Islam di berbagai daerah. Sementara itu, warga LDII juga dikenal memiliki komitmen dan loyalitas organisasi yang kuat dalam kegiatan syiar.

Menurut dia, setiap organisasi memiliki kontribusi masing-masing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengibaratkan hubungan antarumat seperti bangunan yang tersusun dari berbagai unsur berbeda namun saling melengkapi.

“Bangunan itu anasirnya beda-beda, ada semen, ada batu, ada besi, ada kayu. Semuanya berbeda, tetapi saling melengkapi untuk membentuk bangunan yang kuat,” ujarnya.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya mencari titik temu dalam membangun hubungan antarkelompok umat.

“Carilah sesuatu yang mempertemukan. Jangan mencari sesuatu yang membedakan. Karena kalau yang dicari perbedaan, tidak akan pernah ada yang benar-benar sama,” kata Gus Aab.

Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Jawa Timur Bambang Raditya Purnomo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gus Aab ke kantor DPW LDII Jawa Timur. Ia mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk saling menguatkan dalam membangun umat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berbahagia. Terima kasih Gus Aab berkenan silaturahim dengan kami keluarga besar LDII Jawa Timur. Kami banyak menerima nasihat dan tausiyah dari beliau,” ujar Bambang.

Menurut dia, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

“Pada prinsipnya kita saling menyejukkan, saling menguatkan. Kita tadi juga sama-sama mendengar bahwa kita perlu mencari persamaan yang bisa mempertemukan dan memperkecil perbedaan-perbedaan yang ada,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai organisasi Islam memiliki tujuan yang sama dalam membina umat.

“Karena pada dasarnya kita sama-sama membangun umat, sama-sama ingin membawa umat agar bisa hidup damai dan bahagia di dunia maupun akhirat,” ujar Bambang.

Silaturahim tersebut juga dihadiri jajaran pengurus DPW LDII Jawa Timur, di antaranya Wakil Ketua Akhmad Malik Affandi dan Sarjono, Wakil Bendahara Purnomo, serta Dewan Penasihat H Ali Zuhdi. (sof/wid)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.