GRESIK — DPD LDII Gresik menyalurkan santunan kepada 1.500 anak yatim dan kaum dhuafa dalam agenda Ramadan, Jumat (27/2/2026). Seluruh bantuan berasal dari swadaya warga untuk mendukung program kesejahteraan pemerintah daerah.
Kegiatan bertajuk “LDII Berbagi di Bulan Suci” itu digelar di Gedung DPD LDII Gresik. Acara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Bupati Gresik Fandi Achmad Yani, Kapolres Gresik, Dandim 0817, Kepala Kesbangpol, Kepala Kementerian Agama, serta pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik dan Kecamatan Kebomas.
Ketua DPD LDII Gresik KH Abdul Muis Zuhri menegaskan, pendanaan kegiatan tersebut sepenuhnya dihimpun dari swadaya warga tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
“Ini bagian dari syiar dan amar ma’ruf kami. LDII tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga penguatan ekonomi warga,” ujarnya.
Menurut dia, LDII Gresik juga membina 394 kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi. Selain itu, santunan rutin di tingkat akar rumput turut dijalankan untuk membantu warga yang membutuhkan.
Bupati Gresik Fandi Achmad Yani mengapresiasi konsistensi LDII dalam menjalankan kegiatan sosial. Ia mengatakan, kontribusi ormas dapat membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan kemiskinan melalui gerakan sosial berbasis komunitas.
“Sinergi seperti ini membuat program kesejahteraan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga didukung partisipasi masyarakat,” ujarnya. (kim/sof/wid)
