PONOROGO — DPD LDII Kabupaten Ponorogo mengikuti pengamatan hilal untuk penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah yang dilaksanakan pada Selasa (17/2) di Markaz Ibnu Satir, Pondok Pesantren Al Islam Joresan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo. Hadir dalam kegiatan itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Camat Mlarak, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Mlarak, serta Tim Falakiyah Nahdlatul Ulama (NU).
Sebelum pengamatan dimulai, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai rukyatul hilal oleh Ahmad Junaidi dari Tim Falakiyah NU. Ia menjelaskan metode pengamatan hilal dan perhitungan astronomi yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.
“Dalam penentuan awal bulan Hijriah, pengamatan hilal dilakukan dengan mempertimbangkan data hisab dan kondisi astronomis saat matahari terbenam,” ujar Ahmad Junaidi.
Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Ponorogo yang hadir antara lain Ketua Deni Hartanto, Sekretaris Amrizal, dan beberapa pengurus lainnya yakni Huda Kholid, Sunarto, M Arkannur Roziq, dan Rizal.
Deni Hartanto mengatakan, pihaknya mengikuti kegiatan rukyatul hilal sebagai bagian dari koordinasi dengan pemerintah dan unsur ormas Islam di daerah.
“Kami mengikuti pengamatan ini bersama unsur Kementerian Agama dan ormas Islam di Ponorogo. Hasilnya kami sampaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Deni.
Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, hilal Ramadhan 1447 H tidak terlihat. Pemantauan dilakukan hingga menjelang waktu Maghrib sesuai dengan prosedur rukyat.
“Selama proses pengamatan, hilal belum dapat terlihat dari lokasi rukyat,” kata anggota Tim Rukyatul Hilal LDII Ponorogo, Huda Kholid.
Hasil pengamatan tersebut dilaporkan kepada Tim BHR Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo dan diteruskan ke tingkat provinsi serta pusat sebagai bagian dari laporan daerah.
Penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah selanjutnya menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. (kim/sof/wid)












