JEMBER — DPD LDII Jember bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaksanakan pemantauan hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Selasa (17/2). kegiatan itu bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember
Pemantauan dimulai pukul 17.00 WIB hingga menjelang waktu Maghrib. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Jember Ahmad Tholabi, dengan melibatkan tim rukyatul hilal dari unsur ormas Islam dan Kemenag.
Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, hilal tidak berhasil terlihat. Ahmad Tholabi mengatakan, kondisi cuaca di lokasi pemantauan tidak mendukung untuk memperoleh visualisasi hilal secara jelas.
“Hingga menjelang waktu Maghrib, kami masih belum mendapatkan penglihatan yang jelas terhadap hilal. Kondisi cuaca pada saat pemantauan tertutup mendung tebal di ufuk barat,” ujar Ahmad.
Ketua Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Jember, Muharam, yang turut melakukan pengamatan menggunakan teropong, menyampaikan hal serupa. Ia menyebut jarak pandang ke arah langit barat terbatas akibat tutupan awan.
“Jarak pandang melalui teropong ke arah langit masih sangat terbatas karena tertutup awan mendung. Hingga batas waktu pengamatan berakhir, tim kami belum melihat adanya tanda-tanda hilal,” kata Muharam.
Hasil pemantauan dari Pantai Pancer tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Agama sebagai bagian dari laporan daerah. Data dari berbagai titik pemantauan di Indonesia selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah. (kim/sof/wid)












