LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

Hilal 1 Ramadan Tetap Tak Tampak di Lamongan Meski Cuaca Cerah

Cakra Sadida by Cakra Sadida
19 Februari 2026
in BERITA DAERAH, SEPUTAR RAMADHAN
46 1
0
Tim Falakiyah LDII Jawa Timur memantau hilal penentu awal 1 Ramadan 1447 H di Lamongan Selasa 172 Meski cuaca cerah hilal tidak terlihat Foto Dok LINES Jatim

Tim Falakiyah LDII Jawa Timur memantau hilal penentu awal 1 Ramadan 1447 H di Lamongan, Selasa (17/2). Meski cuaca cerah, hilal tidak terlihat. Foto: Dok. LINES Jatim

43
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

LAMONGAN — Lembaga Falakiyah DPW LDII Jawa Timur menyatakan hilal penentu awal 1 Ramadan 1447 Hijriah tidak terlihat dalam pengamatan di Markaz Pantai Tanjung Kodok, Lamongan, Selasa (16/2/2026) petang. Posisi hilal yang berada di bawah ufuk saat matahari terbenam menjadi faktor utama tidak teramatinya bulan sabit muda tersebut.

Ketua Lembaga Falakiyah DPW LDII Jawa Timur Fajar Sidiq Rofikoh mengatakan, hasil rukyat di lokasi telah dilaporkan kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan. Berdasarkan pengamatan dan perhitungan astronomi, hilal memang tidak memenuhi syarat untuk terlihat.

“Berdasarkan hasil pengamatan dan hisab, saat matahari terbenam posisi hilal sudah berada di bawah ufuk. Karena itu, hilal tidak mungkin terlihat,” ujar Fajar di Markaz Tanjung Kodok, Lamongan.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca pada sore hari relatif cerah meski terdapat sedikit awan di sekitar azimut terbenamnya matahari dan hilal. Namun, faktor cuaca bukan penentu utama dalam hasil pengamatan kali ini.

“Secara hisab, hilal sudah berada di bawah ufuk sehingga secara teori tidak memungkinkan untuk dirukyat,” katanya.

Lembaga Falakiyah LDII Jawa Timur mengerahkan 30 tim rukyat yang tersebar di 29 titik pengamatan resmi Kemenag di seluruh wilayah Jawa Timur. Pengamatan dilakukan secara serentak guna mendukung proses penentuan awal Ramadan.

Hasil dari Markaz Tanjung Kodok, lanjut Fajar, akan diteruskan ke Kemenag RI sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H.

“Keputusan final tetap menunggu sidang isbat di Jakarta. Sidang isbat akan mempertimbangkan laporan dari seluruh titik pemantauan di Indonesia, termasuk dari wilayah paling barat seperti Banda Aceh,” ujarnya.

LDII, kata dia, akan mengikuti keputusan resmi pemerintah terkait penetapan awal Ramadan. “Kami dari LDII akan mengikuti apa pun keputusan pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama,” kata Fajar.

Sementara itu, Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Lamongan H.M. Khoirul Anam menyampaikan, ijtimak atau konjungsi bulan terjadi pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.00 WIB. Pada saat matahari terbenam, posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga belum memenuhi kriteria imkanur rukyat.

“Tinggi hilal saat ghurub tercatat minus sekitar satu derajat dengan elongasi kurang dari dua derajat. Secara astronomis, kondisi tersebut menunjukkan hilal belum mungkin dirukyat,” ujarnya di Lamongan.

Dengan kondisi tersebut, bulan Sya’ban 1447 H diperkirakan digenapkan atau diistikmalkan menjadi 30 hari. Jika demikian, 1 Ramadan 1447 H berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.

Khoirul menegaskan, hasil tersebut merupakan kajian ilmiah berbasis hisab dan belum menjadi penetapan resmi. Umat Islam di Indonesia kini menunggu pengumuman pemerintah melalui sidang isbat untuk memastikan awal Ramadan 1447 Hijriah. (sof/wid).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Warga LDII Medaeng menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Baiturrohim Sidoarjo Rabu 275 Foto LINES Sidoarjo

Warga LDII Medaeng Sembelih 31 Sapi dan 19 Kambing pada Iduladha 2026

27 Mei 2026
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jawa Timur Iswahyudi Dok LINES Jatim

Dinas Peternakan Jatim: Pelaksanaan Kurban Tak Boleh Jadi Sumber Penyakit

23 Mei 2026
Ketua BPJPH Jawa Timur M Fauzi mengingatkan pelaksanaan kurban tidak hanya harus halal secara syariat tetapi juga memperhatikan perlakuan hewan sejak pengangkutan hingga proses penyembelihan Dok LINES Jatim

BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban

24 Mei 2026
Dewan Pimpinan Wilayah DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Berkurban Sehat dan Halal dengan mengusung tema ASUH Aman Sehat Utuh dan Halal pada Sabtu 235 di Gedung Serba Guna GSG Sabilurrosyiddin Surabaya Dok LINES Jatim

LDII Jatim Gandeng Dinas Peternakan dan BPJPH, Sosialisasikan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

23 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • Cak Rofiq pada Dorong Perubahan Kebiasaan, LDII dan DPR Sosialisasikan Germas di Surabaya
  • Anonim pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.