LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home SEPUTAR JATIM

Amrodji: Jurnalis Kunci Penyampaian Informasi yang Benar dan Berimbang

Cakra Sadida by Cakra Sadida
8 Februari 2026
in SEPUTAR JATIM
8 0
0
Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrodji berpesan agar peserta diklat menjadi jurnalis yang baik yang menekankan pada penyampaian informasi yang faktual dan apa adanya Dok LINES

Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrodji berpesan agar peserta diklat menjadi jurnalis yang baik, yang menekankan pada penyampaian informasi yang faktual dan apa adanya. Dok: LINES.

7
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrodji menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya dalam Pelatihan Jurnalistik yang digelar DPW LDII Jatim melalui Biro KIM bekerja sama dengan Dinas Kominfo Jawa Timur di GSG Sabilurrosyidin, Surabaya, Minggu (7/2).

“Dia bisa menyampaikan apa yang dilihat, apa yang dianalisis, dan apa yang ditulis secara apa adanya, sehingga informasi yang diterima masyarakat benar dan berimbang,” tegas Amrodji.

Karena itu, Amrodji berpesan agar peserta diklat menjadi jurnalis yang baik. Konsep ini menekankan pada penyampaian informasi yang faktual dan apa adanya.

Ia juga menyoroti maraknya praktik pemberitaan yang keluar dari substansi kebenaran. Dalam kondisi tersebut, informasi yang tidak tepat kerap dibingkai sedemikian rupa sehingga tampak seolah-olah benar, “Jurnalis LDII harus tetap menyampaikan informasi secara jujur dan proporsional,” ujarnya.

Selain itu, Amrodji mengingatkan pentingnya peran jurnalis dalam melawan hoaks. Menurutnya, hoaks memiliki daya rusak yang sangat besar karena mengandung fitnah dan dapat memecah belah masyarakat. Oleh sebab itu, jurnalis LDII tidak hanya harus menghindari hoaks, tetapi juga aktif mencegah penyebarannya.

“Ghibah saja tidak diperbolehkan, apalagi hoaks. Membicarakan keburukan orang lain, meskipun benar, tetap tidak dibenarkan untuk disebarluaskan,” lanjutnya.

Sepanjang 2026, DPW LDII Jawa Timur menargetkan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi sedikitnya 400 kader, “Termasuk hari ini diawali oleh Biro KIM DPW untuk mendiklat kader di bidang pemberitaan dan media,” kata Amrodji.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan literasi media sesuai dengan tema yang diusung. Ia menekankan, tugas seorang jurnalis meliputi proses melihat, mengamati, menganalisis, menulis, hingga menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertanggung jawab.

“Ini tugas yang mulia karena termasuk syiar. Harapannya, jurnalis mampu menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan diterima masyarakat,” pesan Amrodji.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustina menilai pelatihan jurnalistik ini sebagai kegiatan yang positif di tengah derasnya arus informasi di media sosial, “Penetrasi internet di Jawa Timur telah mencapai 82,19 persen, yang berarti sebagian besar masyarakat sudah terhubung dengan internet,” ujar Sherlita.

Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustina menilai Pelatihan Jurnalistik menjadi bagian penting dari upaya penguatan literasi digital yang dilakukan LDII Dok LINES
Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustina menilai Pelatihan Jurnalistik menjadi bagian penting dari upaya penguatan literasi digital yang dilakukan LDII Dok LINES

Di satu sisi, kondisi tersebut membuat arus informasi semakin cepat dan efektif. Namun di sisi lain, risiko munculnya hoaks dan disinformasi juga semakin besar dan perlu mendapat perhatian serius.

“Karena itu, kehadiran teman-teman jurnalis di LDII atau yang dikenal sebagai KIM sangat tepat. Ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan literasi digital yang dilakukan LDII,” harapnya. (cak/wid).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.