LAMONGAN — Upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang falakiyah terus dilakukan DPD LDII Lamongan. Salah satunya dengan mengirimkan Tim Falakiyah untuk mengikuti Ngaji Bareng Ilmu Hisab Rukyat Angkatan II yang diselenggarakan Lingkaran Studi Ilmu Hisab Rukyat Al-Kaukaba.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Al-Kaukaba, Lamongan, Minggu (18/1). Sebanyak 27 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti kajian yang fokus pada pendalaman ilmu hisab dan rukyat tersebut. Empat di antaranya merupakan anggota Tim Falakiyah LDII Lamongan, yakni Moch. Sumarlin Putra, Supriyo, Wilnan Dawud Zulkarnain, dan M. Fajar Febrianto.
Ketua Lingkaran Studi Ilmu Hisab Rukyat Al-Kaukaba sekaligus pemateri, H. Khoirul Anam, menegaskan pentingnya regenerasi dalam keilmuan hisab rukyat. Menurutnya, ilmu ini tergolong langka karena tidak banyak generasi muda yang tertarik untuk mendalaminya, padahal perannya sangat strategis dalam penentuan awal bulan Hijriah.
“Ilmu hisab rukyat ini keilmuan yang tidak banyak diminati. Padahal, keberadaannya sangat vital, terutama dalam menentukan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Karena itu, perlu upaya bersama agar semakin banyak generasi yang mau belajar dan menguasainya,” ujar Khoirul Anam.
Ia menambahkan, untuk dapat menguasai ilmu hisab rukyat dibutuhkan tiga kunci utama yang dikenal dengan istilah 3K, yakni kemauan, kesabaran, dan kalkulator. Terutama, kemampuan menggunakan kalkulator saintifik sebagai alat bantu perhitungan astronomi.
“Tanpa kemauan yang kuat dan kesabaran dalam belajar, akan sulit menguasai ilmu ini. Ditambah lagi, penguasaan kalkulator saintifik menjadi kebutuhan mutlak,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Lamongan, H. Agus Yudi, menyambut baik keikutsertaan Tim Falakiyah LDII Lamongan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, kegiatan ini sejalan dengan komitmen LDII dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di bidang rukyatul hilal.
“Kami ingin Tim falakiyah LDII Lamongan memiliki kompetensi yang mumpuni, baik secara teori maupun praktik, sehingga mampu berperan aktif dalam pelaksanaan rukyatul hilal, khususnya dalam penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Tim Falakiyah LDII Lamongan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu hisab rukyat secara tepat dan akurat di tengah masyarakat. (kim/sof/wid)
