SURABAYA — Dalam ajaran Islam, seorang muslim yang melihat gerhana dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah gerhana atau shalat kusuf, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Pemahaman tersebut menjadi materi kajian generasi penerus (Generus) PAC LDII Gunung Anyar dalam pengajian rutin, pada Rabu (14/1) di Gedung TPQ Nurul Hikmah, Gunung Anyar, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh praremaja atau pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Dalam pengajian tersebut, generus LDII mempelajari tata cara pelaksanaan shalat gerhana, mulai dari waktu pelaksanaan, niat, hingga jumlah rakaat sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Materi yang diberikan menjadi bekal pengetahuan ibadah ketika terjadi gerhana matahari maupun bulan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ardhi Royan Hidayat menjelaskan kepada para murid bahwa shalat gerhana merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan saat terjadi fenomena gerhana. Ia menyampaikan bahwa dalam Islam, gerhana dipahami sebagai tanda kebesaran Allah SWT, bukan peristiwa yang menimbulkan ketakutan atau dikaitkan dengan kejadian tertentu.
“Ketika terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan shalat gerhana, memperbanyak doa, serta berzikir sebagai bentuk ketaatan dan pengingat atas kebesaran Allah SWT,” ujar Ustadz Ardhi.
Ia juga menerangkan tata cara pelaksanaan shalat gerhana secara rinci kepada para murid, termasuk niat, jumlah rakaat, serta bacaan yang dianjurkan. Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar generus LDII dapat langsung mengamalkan ibadah tersebut apabila suatu saat terjadi gerhana.
Selain itu, Ustadz Ardhi menekankan agar para murid tidak hanya menyaksikan gerhana sebagai fenomena alam, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan.
Selain kajian shalat sunnah gerhana, pengajian rutin generus LDII PAC Gunung Anyar juga diisi dengan materi lain sesuai jenjang peserta. Untuk generus remaja atau tingkat sekolah menengah atas (SMA), materi yang dipelajari adalah Kitab Ahkam. Kita tersebut memuat pemahaman dasar tentang aturan-aturan dalam Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis.
Pengajian rutin tersebut merupakan bagian dari program pembinaan generus LDII. Kegiatan tersebut membekali generus dengan pemahaman keagamaan serta pembinaan akhlak sesuai Tri Sukses Generus LDII, yaitu berilmu dan berwawasan luas, berakhlakul karimah, serta mandiri. (syii/sof/wid)












