LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home DAKWAH

Gus Mus: Ciri-Ciri Kiai

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
11 Mei 2016
in DAKWAH
61 3
0
Gus Mus: Ciri-Ciri Kiai
60
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Surabaya—Mantan Rais Aam dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) DR. KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Mus mengatakan, ada beberapa ciri-ciri Kiai, terutama Kiai pesantren yang masih teguh memegang kultur dari Rasulullah dan para penerus atau pengikutnya. Hal ini diungkapkan Gus Mus dalam launching Institute of Nusantara Studies (INNUS) di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rabu (18/11/2015).

Gus Mus menjelaskan bahwa ciri pertama Kiai adalah ilmunya dapat dipertanggungjawabkan mulai dari dunia ilaa yaumil qiyamah, maksudnya ketika seorang Kiai menjelaskan ajaran atau ilmu Alquran dan Alhadits dari Rasulullah maka dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan darimana ilmunya diperoleh dan siapa gurunya sampai Rasulullah.

Kedua, seorang Kiai akan mempertanyakan kepada muridnya ketika murid tersebut meminta ijazah.  Artinya, ketika murid tersebut menerima ijazah dari sang guru, apakah murid tersebut mau melaksanakan beban dari ijazah tersebut, yakni mengamalkan kandungan yang terdapat dalam ilmu tersebut. Kalau murid sanggup, maka guru akan mengajarkannya meskipun si murid hanya satu orang.

Ketiga, seorang Kiai sangat menyayangi dan mencintai umat, terutama yang lemah. Ketika seorang Kiai melihat orang yang bodoh maka diajari bukan ditempeleng, ketika seorang Kiai melihat orang yang sesat maka ditunjukkan bukan ditonyol-tonyol, ketika seorang Kiai melihat orang yang tidak punya modal maka diberi modal, dan ketika seorang Kiai melihat orang yang tidak punya menantu maka dicarikan menantu dan seterusnya. Jika rakyat dan penguasa berkelahi, maka seorang Kiai akan berada pada pihak yang lemah.

Keempat, seorang Kiai mempunyai ruh dakwah yang sangat besar. Ruh dakwah yang besar ini diperoleh dari guru-guru dan para pendahulunya sampai pada Rasulullah. Seorang Kiai harus dapat membedakan antara dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar serta menerapkannya secara bijaksana.

Kelima, apa yang ditempuh seorang Kiai berdasarkan rasa ikhlas. Seorang Kiai dalam berdakwah yang kemudian ketika berbicara maka didengarkan dan diikuti orang, selalu melandaskan perbuatannya dengan rasa yang tulus dan ikhlas.

Gus Mus menambahkan, riset dakwah mengenai penyebar Islam perlu dilakukan lebih intensif dan diperbanyak mengingat begitu banyak inspirasi dan inovasi dakwah yang terbukti efektif di masyarakat. Hal ini dinilai penting karena saat ini semakin tumbuh subur  benih radikalisme di berbagai daerah yang memilih jalan dakwah melalui kekerasan.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan para pendakwah terdahulu melalui jalan kultural dengan menekankan aspek kemanusiaan tanpa meninggalkan ajaran luhur agama sangat perlu diaktualisasikan. Gus Mus kemudian mencontohkan pendekatan yang dilakukan Sunan Kudus yang menempatkan nilai toleransi budaya di garda terdepan.

Gus Mus yang hingga kini mengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Rembang,Jawa Tengah, mengingatkan selain dituntut memiliki ilmu yang luas, seorang pendakwah dan intelektual muslim idealnya mampu mengimplementasikan pesan dakwah yang telah disampaikan pada masyarakat. Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW dan kekuatan dakwahnya justru terletak pada kemampuan memberi teladan.

Alumnus Al Azhar University, Kairo Mesir ini juga memberi contoh ibarat dalam bahasa jawa yang dikutip dari Sunan Drajad, yakni wenehono teken marang wong kang wuto (berikanlah tongkat kepada orang yang buta), wenehono mangan marang wong kang luwe (berikanlah makan kepada orang yang lapar), wenehono busono marang wong kang mudo (berikanlah pakaian kepada orang yang telanjang), dan wenehono ngiyup marang wong kang kodanan (berikanlah tempat berteduh kepada orang yang kehujanan)

Dalam acara tersebut LDII diwakili oleh H. Imam Pujiarto, S.Sos, MSi selaku Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Surabaya. (IP/DPDSBY)

Tags: belajar seorang kiaiciri-ciri kiai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Warga LDII Medaeng menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Baiturrohim Sidoarjo Rabu 275 Foto LINES Sidoarjo

Warga LDII Medaeng Sembelih 31 Sapi dan 19 Kambing pada Iduladha 2026

27 Mei 2026
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jawa Timur Iswahyudi Dok LINES Jatim

Dinas Peternakan Jatim: Pelaksanaan Kurban Tak Boleh Jadi Sumber Penyakit

23 Mei 2026
Ketua BPJPH Jawa Timur M Fauzi mengingatkan pelaksanaan kurban tidak hanya harus halal secara syariat tetapi juga memperhatikan perlakuan hewan sejak pengangkutan hingga proses penyembelihan Dok LINES Jatim

BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban

24 Mei 2026
Dewan Pimpinan Wilayah DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Berkurban Sehat dan Halal dengan mengusung tema ASUH Aman Sehat Utuh dan Halal pada Sabtu 235 di Gedung Serba Guna GSG Sabilurrosyiddin Surabaya Dok LINES Jatim

LDII Jatim Gandeng Dinas Peternakan dan BPJPH, Sosialisasikan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

23 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • Cak Rofiq pada Dorong Perubahan Kebiasaan, LDII dan DPR Sosialisasikan Germas di Surabaya
  • Anonim pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.