LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home DAKWAH

Gandeng Kejari, Ponpes Wali Barokah Kediri Bekali Santri Kesadaran Hukum

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
24 Januari 2026
in DAKWAH, SEPUTAR JATIM, SEPUTAR PESANTREN
26 0
0
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Andi Mirnawaty tengah menerima kunjungan silaturahim pengurus Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri Kamis 210 di ruang kerjanya Kunjungan tersebut membahas sinergi peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pesantren Dok LINES

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andi Mirnawaty (tengah), menerima kunjungan silaturahim pengurus Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri, Kamis (2/10), di ruang kerjanya. Kunjungan tersebut membahas sinergi peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pesantren. Dok. LINES.

24
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KEDIRI — Pengurus Pondok Pesantren Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri, Kamis (2/10). Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan sinergi dalam membangun kesadaran hukum di lingkungan pesantren dan masyarakat luas.

Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, KH Sunarto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan keagamaan dengan aparat penegak hukum. Menurutnya, pemahaman hukum harus berjalan seiring dengan pendidikan agama agar generasi muda, khususnya santri, memiliki keseimbangan antara pengetahuan spiritual dan kedisiplinan sosial.

“Pemahaman hukum tidak kalah penting dibandingkan pendidikan agama, terutama bagi generasi muda di pesantren dan sekolah. Apalagi tantangan dekadensi moral saat ini semakin berat,” ujar KH Sunarto.

Ia menambahkan, pesantren selama ini bukan hanya menjadi tempat pendidikan agama, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan kesadaran sosial. Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kediri melalui program “Jaksa Masuk Pesantren”.

“Melalui audiensi ini, kami bermaksud mengundang Kejaksaan Kota Kediri untuk hadir dalam program Jaksa Masuk Pesantren sebagai agenda rutin tahunan di Ponpes Wali Barokah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andi Mirnawaty, mengapresiasi inisiatif Ponpes Wali Barokah dan LDII. Ia menjelaskan bahwa program Jaksa Masuk Pesantren merupakan bagian dari kegiatan edukasi hukum yang digagas Kejaksaan RI, dan telah berjalan di sejumlah daerah dengan hasil positif.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Melalui program Jaksa Masuk Pesantren, kami ingin memperkuat kesadaran hukum di lingkungan pesantren. Santri diharapkan tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki pengetahuan hukum yang memadai,” jelasnya.

Andi menambahkan, kehadiran jaksa di pesantren diharapkan dapat memberikan penyuluhan hukum yang ringan dan mudah dipahami, sehingga santri mampu menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan ketaatan terhadap aturan.

“Kami ingin pesantren menjadi pusat pendidikan yang juga melek hukum. Santri harus bisa menjadi contoh dalam menciptakan masyarakat yang sadar aturan,” tandasnya.

Selain membahas program edukasi hukum, audiensi juga menyinggung berbagai isu sosial yang kerap muncul di masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi yang berpotensi anarkis. Andi menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang, namun harus dilakukan dengan tertib dan sesuai aturan.

“Jika demo berubah menjadi anarkis, merusak fasilitas umum, dan mengganggu ketertiban, maka tindakan tersebut dapat diproses secara hukum pidana,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menyatakan dukungan penuh terhadap kebebasan berpendapat yang dilakukan secara damai dan bertanggung jawab.

“Kami di LDII sepakat bahwa menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak yang dijamin undang-undang. Namun jika dilakukan dengan cara anarkis dan merusak fasilitas umum, itu sudah keluar dari koridor hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, LDII berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar dapat menyalurkan aspirasi secara santun, damai, dan beradab.

“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memahami bahwa aspirasi dapat disampaikan tanpa harus menimbulkan kerusakan atau kerugian bagi orang lain,” imbuhnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama antara Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Ponpes Wali Barokah, dan DPD LDII Kota Kediri untuk memperkuat sinhukumergi dalam membangun masyarakat yang lebih tertib, berakhlak, dan sadar .

Rencananya, “Jaksa Masuk Pesantren” dilaksanakan di Ponpes Wali Barokah pada 15 Oktober 2025, dengan menghadirkan para jaksa sebagai narasumber edukasi hukum bagi para santri dan pengajar. (mzda/wid)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Warga LDII Medaeng menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Baiturrohim Sidoarjo Rabu 275 Foto LINES Sidoarjo

Warga LDII Medaeng Sembelih 31 Sapi dan 19 Kambing pada Iduladha 2026

27 Mei 2026
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jawa Timur Iswahyudi Dok LINES Jatim

Dinas Peternakan Jatim: Pelaksanaan Kurban Tak Boleh Jadi Sumber Penyakit

23 Mei 2026
Ketua BPJPH Jawa Timur M Fauzi mengingatkan pelaksanaan kurban tidak hanya harus halal secara syariat tetapi juga memperhatikan perlakuan hewan sejak pengangkutan hingga proses penyembelihan Dok LINES Jatim

BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban

24 Mei 2026
Dewan Pimpinan Wilayah DPW LDII Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Berkurban Sehat dan Halal dengan mengusung tema ASUH Aman Sehat Utuh dan Halal pada Sabtu 235 di Gedung Serba Guna GSG Sabilurrosyiddin Surabaya Dok LINES Jatim

LDII Jatim Gandeng Dinas Peternakan dan BPJPH, Sosialisasikan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

23 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • Cak Rofiq pada Dorong Perubahan Kebiasaan, LDII dan DPR Sosialisasikan Germas di Surabaya
  • Anonim pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.