KEDIRI — Persaingan mencari pekerjaan yang semakin ketat mendorong generasi muda memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha. Menjawab kebutuhan tersebut, PC LDII Mojoroto menggelar pelatihan pangkas rambut (barber) bagi pemuda di Pondok Pesantren Nurul Hakim Al Fatah, Kota Kediri, Minggu (28/6).
Pelatihan bertema Cut Your Style, Build Your Future itu menghadirkan praktisi barber Burhan Maulana Malik. Peserta memperoleh materi tentang teknik dasar potong rambut, penggunaan peralatan, pelayanan kepada pelanggan, hingga cara mengelola usaha barbershop.
Ketua PC LDII Mojoroto, Budianto, mengatakan pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui penguatan nilai agama dan karakter, tetapi juga perlu dibarengi dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup.
“Kami ingin pemuda LDII memiliki keterampilan yang bisa menunjang kemandirian ekonomi. Harapannya, mereka mampu berkarya, berwirausaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Budianto, pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembinaan Tri Sukses Generus yang dikembangkan LDII, yakni membentuk generasi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Keterampilan barbershop menjadi salah satu bentuk implementasi nilai kemandirian agar pemuda memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Sementara itu, Burhan Maulana Malik mengatakan profesi barber memiliki prospek yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan potong rambut. Namun, menurutnya, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis.
“Menjadi barber bukan sekadar memotong rambut. Seorang barber juga harus mampu membangun kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang baik, disiplin, dan terus mengikuti perkembangan tren,” katanya.
Selain penyampaian materi, peserta mengikuti praktik langsung teknik dasar pemotongan rambut di bawah pendampingan pemateri. Melalui pelatihan tersebut, Burhan berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki keterampilan, berani memulai usaha, dan mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri. (kim/sof/wid)
