Magetan — DPD LDII Magetan terus memperkuat sinergi dan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pembinaan umat. Salah satunya melalui silaturahim dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Senin (20/4/2026).
Jajaran DPD LDII Magetan yang dipimpin Ketua H. Joko Pramono diterima Pelaksana Tugas Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Magetan Ridwan Yulianto bersama Pelaksana Tugas Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Nurdin Hidayat di kantor Kemenag setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Joko Pramono menegaskan komitmen LDII untuk terus berkontribusi dalam pembinaan umat melalui bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah agar program yang dijalankan semakin optimal.
“Kami ingin terus memperkuat sinergi dengan Kemenag, khususnya dalam memastikan layanan keagamaan berjalan baik dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Joko.

Salah satu poin yang dibahas adalah perizinan operasional pondok pesantren naungan LDII. Menurut Joko, kelengkapan legalitas menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan.
“Kami berharap ada pendampingan dari Kemenag agar proses perizinan pondok pesantren dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Joko Pramono juga menyampaikan hasil Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Magetan serta Musyawarah Nasional (Munas) X LDII. Ia menegaskan, program LDII ke depan akan terus diselaraskan dengan kebijakan pemerintah, khususnya Kemenag.
Selain itu, LDII juga mengusulkan kerja sama dalam kalibrasi arah kiblat di masjid-masjid naungannya. Hal ini dinilai penting untuk memberikan kepastian bagi jemaah dalam pelaksanaan ibadah salat.
Di bidang haji, LDII menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam pembinaan calon jemaah, termasuk melalui sosialisasi regulasi dan penguatan manasik di tingkat daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ridwan Yulianto menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahim yang dilakukan LDII. Ia menegaskan Kemenag Magetan terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Silaturahim seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan sinergi. Kami siap memfasilitasi, termasuk terkait perizinan pondok pesantren dan layanan keagamaan lainnya,” ujar Ridwan.
Sementara itu, Nurdin Hidayat menambahkan bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembinaan keagamaan.
“Ketika ormas dan pemerintah berjalan bersama, program akan lebih efektif menjangkau masyarakat,” katanya.












