JOMBANG — Sebanyak 150 warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan DPD LDII Kabupaten Jombang di Kantor DPD LDII Jombang pada Minggu (13/9/2026). Pemeriksaan medis ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan dan mendeteksi potensi penyakit sejak dini.
Pemeriksaan kesehatan massal yang dipusatkan di Kantor DPD LDII Kabupaten Jombang tersebut terselenggara atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan Puskesmas Jabon. Layanan medis yang diberikan mencakup pengukuran tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, hingga asam urat.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang, Widodo, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan instruksi DPP LDII melalui DPW LDII Jawa Timur. Ia menambahkan, program CKG juga disalurkan secara bertahap hingga tingkat Pimpinan Cabang (PC) di berbagai kecamatan se-Kabupaten Jombang.
“Kegiatan ini merupakan instruksi dari DPP melalui DPW. Untuk wilayah Jombang kami laksanakan di kantor DPD sebagai perwakilan Kabupaten Jombang,” ujar Widodo.
Widodo menegaskan pentingnya pemeriksaan fisik berkala agar gangguan kesehatan warga dapat terdeteksi secara cepat serta mendapatkan penanganan medis secara tepat.
“Harapan kami masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya sehingga bisa ditindaklanjuti untuk berobat. Dengan begitu, tingkat kesehatan masyarakat bisa terus terjaga,” katanya.
Langkah kolaboratif ini disambut positif oleh pihak pemerintah daerah. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Ika Kusunyandari, mengapresiasi keikutsertaan organisasi kemasyarakatan seperti LDII dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi publik.
“Ini sangat bagus karena banyak manfaat yang bisa didapatkan masyarakat. Sinergi seperti ini juga membantu pemerintah daerah meningkatkan capaian cek kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujar Ika.
Lebih lanjut, Ika menjelaskan bahwa program cek kesehatan gratis telah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah sejak 2025. Pendekatan promotif dan preventif ini membutuhkan keterlibatan lintas sektor agar cakupan pelayanan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kita bisa melakukannya dengan sebaik-baiknya dengan bantuan atau kolaborasi dengan organisasi masyarakat seperti ini,” katanya. (kim/sof/wid)












