LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home HIKMAH

Kathoyah, Teladan Melalui Perbuatan

Widi Yunani by Widi Yunani
11 Mei 2016
in HIKMAH
100 4
0
Kathoyah, Teladan Melalui Perbuatan
98
SHARES
104
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Menjalani takdir sebagai ibu merupakan karunia Allah yang tiada tara. Ibarat pepatah, kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Betapa mulia seorang ibu yang mampu dengan sabar mengandung sang anak selama sembilan bulan bahkan lebih.

Berbekal untaian doa yang terucap dari mulutnya, seorang ibu berharap agar anaknya kelak terlahir sebagai sosok yang berakhlaq mulia, solih maupun solihah. Pasca kelahiran sang anak, ibu pun mencurahkan tenaga dan perhatian untuk masa tumbuh kembang anak.

Sosok Kathoyah adalah salah satunya. Ibu beranak lima ini kini hidup menjanda. Suaminya meninggal 17 tahun lalu kala dirinya mengandung anak kelima. Kathoyah memiliki empat anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Anak sulungnya kini telah berusia 31 tahun.

Semenjak kematian suaminya, perempuan kelahiran Jombang 59 tahun lalu ini menjadi tulang punggung keluarga. Dirinya berjualan kerudung, alat-alat solat, dan makanan kecil. Seiring waktu, usahanya itu mengalami kebangkrutan, bahkan menyisakan hutang. Demi mencukupi kebutuhan diri dan anak-anaknya, Kathoyah akhirnya menjajal kemampuan menjadi buruh pabrik tembakau.

Cara Kathoyah mendidik anak-anaknya, kerap disertai contoh langsung tak hanya ucapan semata. Pernah suatu hari Kathoyah anaknya yang kedua bertanya tentang ayahnya. “Ibu, bapak itu seperti apa sih?,” tanya si anak. Kathoyah menjawab dengan menceritakan sebuah kejadian.

Kala itu Kathoyah pernah mengajak suaminya untuk pergi mencukur rambut salah satu anaknya. Suaminya bertanya, “Mau dicukur sendiri atau dibawa ke tukang cukur?”. Kathoyah pun menjawab “Terserah bapak saja”. Sang suami pun menimpali, “Ya, nanti sore saja dicukur sendiri”.

Saat sore tiba, suami Kathoyah kembali bertanya padanya, “Ayo, jadi apa tidak?”. Mendengar pertanyaan suaminya, Kathoyah pun bingung. Kathoyah benar-benar lupa akan ucapannya saat pagi hari. Ia pun balik bertanya, “Jadi apa ya pak?,” tanya Kathoyah. Suaminya pun bereaksi dengan menyahut , “Ooo…ya sudah”.

Kathoyah berusaha memahami ucapan suaminya. Dirinya pun baru mengingat ucapan selang beberapa hari kemudian. Ia pun segera meminta maaf kepada suaminya atas ketidakpahamannya terhadap ucapan sang suami. Kathoyah pun segera mencukur sendiri rambut anaknya.

Apa yang diceritakan Kathoyah di atas menjadi inspirasi bagi anak keduanya dalam meneladani perilaku kedua orang tuanya. Terutama kesabaran dan ketelatenan Kathoyah sebagai ibu dan istri.

Hingga saat ini, Kathoyah telah memiliki tiga orang cucu dari dua anaknya yang telah menikah. Anak sulungnya beristrikan orang Malaysia, kini keduanya menetap di sana. Kathoyah pun sempat beberapa waktu lalu berkunjung ke Malaysia. Ia merawat cucu pertamanya yang baru lahir saat itu.

Kathoyah yang kini tinggal di Klaten ini memang dekat dengan anak, menantu, dan cucunya. Bahkan dirinya pun dikenal mampu hidup rukun dan kompak dengan istri pertama suaminya beserta anak-anak mereka.

Keteladanan Kathoyah membawa pesan bahwa berbuat kebaikan bisa dimulai dari diri sendiri. Tak hanya berbicara, namun langsung mempraktekkan melalui perbuatan.

Tags: ibukathoyahperempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
LDII Bangkalan menilai Dialog Kebangsaan penting untuk memperkuat persatuan di tengah kompleksnya dinamika sosial saat ini Dok LINES Jatim

Sinergi LDII dan Polres Bangkalan, Perkuat Kebinekaan dan Tangkal Polarisasi di Era Digital

14 Agustus 2026
Ponpes Wali Barokah menerima kunjungan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri Pepabri Rabu 1282026 Foto KIM PPWB

Bangun Kesadaran Lingkungan, Ponpes Wali Barokah Kediri Paparkan Konsep Ecopesantren ke DPC Pepabri

13 Agustus 2026
Warga LDII bersama tokoh masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan Masjid Hasan Bashir Kelurahan Sananwetan Kota Blitar dalam rangka Gerakan Bersih Bersih Masjid GEBER MAS Senin 1082026 Foto LINES Blitar

Warga LDII Sananwetan Gotong Royong Bersihkan Masjid, Semarakkan GEBER MAS 2026

14 Agustus 2026
Warga PAC LDII Desa Wonokupang mengikuti pengajian tentang peningkatan daya juang generasi muda pada Senin 1082026 di Masjid Khoirul Huda Foto LINES Sidoarjo

LDII Wonokupang Sidoarjo Dorong Generasi Muda Tingkatkan Daya Juang

12 Agustus 2026

Komentar Terkini

  • H. MULYONO pada Peringati HUT ke-81 RI, Ketua LDII Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Persatuan
  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.