LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

Kaderisasi Jurnalis Muda, LDII Lamongan Adakan Pelatihan Jurnalistik

Widi Yunani by Widi Yunani
10 Februari 2026
in BERITA DAERAH, SEPUTAR JATIM
29 0
0
Pelatihan Jurnalistik di Aula Al Karim Sugio Lamongan Minggu 310

Pelatihan Jurnalistik di Aula Al-Karim, Sugio, Lamongan, Minggu (3/10).

27
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

LAMONGAN — Untuk kaderisasi jurnalis muda, Kelompok Kerja Komunikasi, Informasi dan Media (POKJA KIM) DPD LDII Kabupaten Lamongan mengadakan acara Pelatihan Jurnalistik, Minggu (3/10) di Aula Al-Karim, Sugio, Lamongan.

“Melalui acara ini kami berharap peserta dapat berkontribusi disetiap PC dan PAC. Lalu nantinya dibentuk POKJA KIM yang akan membantu KIM yang ada di DPD LDII Kabupaten Lamongan,” ucap Derry, ketua pelaksana pelatihan.

Ketua Departemen KIM DPP LDII Ludhy Cahyana Pemateri Pelatihan Jurnalistik di Aula Al Karim Sugiyo Lamongan Minggu 310
Ketua Departemen KIM DPP LDII Ludhy Cahyana Pemateri Pelatihan Jurnalistik di Aula Al Karim Sugiyo Lamongan Minggu 310

Acara tersebut dihadiri oleh 55 peserta dari PC/PAC se-Kabupaten Lamongan. “Alhamdulillah, sebenarnya untuk jumlah peserta yang ditargetkan hanya sekitar 30-40 orang, tapi dilihat dari data yang masuk itu ternyata melebihi ekspektasi kami,” tutur Derry.

Acara pelatihan tersebut diisi oleh beberapa pemateri, yakni Ketua Departemen KIM DPP LDII Ludhy Cahyana yang menyampaian dasar-dasar jurnalistik. Sementara pengurus DPW LDII Jawa Timur Ilham Mukhsin Oktavian dan Sofyan Gani Aldinata menyampaikan materi foto jurnalistik.

Ludhy menerangkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya sebuah berita layak untuk dipublikasikan, yakni keterkenalan seorang tokoh yang akan dimuat dalam sebuah berita, besaran atau jumlah orang yang terlibat dalam sebuah peristiwa, Proximity Geografis (yang dekat selalu menarik), Proximity Psikologis (ikatan batin), hal yang unik, peristiwa konflik, hal-hal yang mengandung uang dan juga sebuah kebijakan atau keamanan.

“Tak semua hal layak di jadikan berita, oleh karena itu sebelum menulis diamati dulu apakah peristiwa tersebut layak untuk dijadikan sebuah berita atau tidak,” terang Ludhy.

Sebelum menulis sebuah berita, seorang wartawan sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu, lalu wawancara dengan narasumber. “Seorang wartawan harus memiliki jiwa percaya diri dalam wawancara. Cara untuk menjadi percaya diri adalah dengan mencari riset terlebih dahulu,” sahut Ludhy.

Pengurus DPW LDII Jawa Timur Ilham Mukhsin Oktavian Pemateri Pelatihan Jurnalistik di Aula Al Karim Sugio Lamongan Minggu 310
Pengurus DPW LDII Jawa Timur Ilham Mukhsin Oktavian Pemateri Pelatihan Jurnalistik di Aula Al Karim Sugio Lamongan Minggu 310

Selanjutnya, saat materi foto jurnalistik, Ilham memaparkan bahwa sebuah foto bisa memberikan sebuah pesan.

“Selalu ada pesan dalam setiap foto jurnalistik, maka dari itu foto jurnalistik harus asli dan tidak boleh dimanipulasi dan harus sesuai dengan keadaan di lapangan,” ujar Ilham.

Foto jurnalistik yang sempurna harus mengandung unsur 5 W + 1 H, yakni who, what, where, when, why dan how.

“Perlu diingat, foto jurnalistik adalah foto yang mengandung nilai berita, maka dari itu sebelum mengupload berita ke media massa pastikan dulu bahwa foto yang dilampirkan memang benar-benar foto jurnalistik,” tambah Ilham.

Sementara itu Sofyan menambahkan bahwa sebuah foto jurnalistik itu harus menggambarkan  suatu peristiwa atau lokasi. “Tak perlu foto dengan kamera yang bagus, yang penting fotonya harus menceritakan sebuah peristiwa tanpa harus dijelaskan,” kata Sofyan.

Selain itu tambah Sofyan, seorang wartawan harus mampu dalam memilih sudut pandang (angle) atau posisi dalam pengambilan sebuah foto dan juga harus mampu dalam mengejar semua moment serta hindari foto bersama. “Kejar semua momen yang ada dan cari angle yang pas, supaya pembaca bisa mengetahui arti dari foto jurnalistik yang kita potret,” tambahnya. (ysy)

Tags: LDII JATIMldii lamonganpelatihan jurnalistik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.