LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Peran Media Dalam Pencegahan Terorisme Jelang Pemilu 2014

Widi Yunani by Widi Yunani
20 Februari 2026
in NASIONAL
35 3
0
Workshop Nasional Peran Media Dalam Pencegahan Terorisme Jelang Pemilu 2014 digelar di Jakarta Senin 30122013 yang diselenggrakan oleh FP3I bekerja sama Kementerian Agama RI Foto LINES Jatim

Workshop Nasional “Peran Media Dalam Pencegahan Terorisme Jelang Pemilu 2014” digelar di Jakarta, Senin (30/12/2013), yang diselenggrakan oleh FP3I bekerja sama Kementerian Agama RI. Foto: LINES Jatim

36
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Jakarta — Menyongsong hadirnya tahun 2014 jurnalisme diharapkan dapat menciptakan atmosfer positif. Media diharapkan tidak memberikan pemberitaan yang mengacu pada konflik, sehingga masyarakat dapat terbawa pada suasana negatif.

Terlebih dalam mencegah berbagai isu panas menjelang pemilu 2014, salah satunya terorisme. Demikian pesan yang dibawa pada perhelatan Refleksi Akhir Tahun 2013 dan Workshop Nasional kerjasama Forum Pengembangan Pewarta Profesional Indonesia (FP3I) dengan Kementrian Agama.

Saat ini banyak pemberitaan yang mengarahkan opini masyarakat pada realitas buatan, banyak berita pesanan. Maka masyarakat harus diarahkan untuk mengikuti proses edukasi dari mobilitatif menjadi partisipatif, rule the game untuk kepentingan bersama. “Masyarakat harus pintar, dan pemangku kepentingan wajib mengarahkan masyarakat untuk aktif berpartisipasi,“ ungkap Alfian Tandjung, pembicara dari Taruna Muslim Nusantara.

Selanjutnya, isu terorisme sering dikaitkan dengan ajaran Islam. Pasca penyerangan terhadap gedung World Trade Center (WTC) pada 9 November 2001, Amerika Serikat mendeklarasikan perang terhadap teroris. Buruknya, perang hanya ditujukan kepada kelompol Alqaida yang dipimpin Usamah bin Ladin. Pada akhirnya banyak negara Islam menjadi korban, seperti Afghanistan dan Irak yang dituding membantu terorisme.

Amerika Serikat mampu mengontrol isu terorisme, sehingga berbagai pemberitaan media massa di seluruh penjuru dunia sepakat dengan definisi terorisme dan tindakan Amerika. Maka keterlibatan media dalam menyebarkan informasi, memberikan gagasan, melakukan amplifikasi dari ideologi dominan, memegang peranan penting bagi tersebarnya doktrin perang melawan teroris.Belum lagi apa yang terjadi pada pengeboman hotel JW Mariot dan Riltz Carlton, kejadian dari Kelompok Abu Sayyaf dan Pejuang Moro hingga Bom Bali.

Berbagai pemberitaan mengenai serangan AS kepada dunia Islam, pada akhirnya justru menciptakan radikalisasi. Pencegahannya, media massa harus melakukan pendidikan karakter terhadap publik, untuk menciptakan insan yang dapat menyaring dan berkontribusi baik bagi negara.

“Pendidikan karakter adalah jawaban atas berbagai permasalahan bangsa. Isu terorisme, pemilu, korupsi semua berawal dari karakter negatif pelaku itu sendiri,” kata Anni Iwasaki dari Pusat Studi Jepang Untuk Kemajuan Indonesia. Ani mengusulkan siapapun presiden RI, perhatian terhadap pendidikan karakter.

Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso berpendapat sama. Menurutnya, pendidikan karakter melalui televisi, dakwah, dan berbagai wahana lainnya, mampu mencegah timbulnya radikalisasi umat Islam. Menurut Chriswanto, LDII telah lama fokus dalam membangun karakter bangsa, dengan cara melakukan kerjasama dengan ormas Islam, termasuk MUI.

“Dengan NU, kami sepakat melakukan dakwah yang bertujuan untuk menderadikalisasi umat. Kami memanfaatkan juru dakwah kami membangun karakter bangsa,” ujar Chriswanto. LDII bekerjasama dengan NU, MUI, dan Universitas Islam Negeri di berbagai kota untuk melakukan pelatihan dakwah, yang mengedepankan nilai-nilai Islam yang menguatkan Pancasila, semisal toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, cinta tanah air, bela negara, hingga gotong royong.

Juru dakwah LDII ini lantas disebar di seluruh pelosok tanah air, termasuk di daerah-daerah yang masyarakatnya rawan mengalami radikalisasi. (Fredy)

Tags: Anti-terorismeJurnalisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Personel Polri menyerahkan bantuan sosial berupa mushaf Al Quran dan perlengkapan kebersihan Foto LINES Banyuwangi

Perkuat Pembinaan Umat, Polri Beri Bantuan Al-Quran pada LDII Banyuwangi

29 Juni 2026
DPD LDII Banyuwangi dan BNNK Banyuwangi memperkuat sinergi membentengi generasi muda dari bahaya narkoba Foto LINES Banyuwangi

LDII Banyuwangi dan BNNK Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba

27 Juni 2026
BPBD Pacitan menggelar rakor antisipasi kekeringan bersama lintas sektor Foto LINES Pacitan

LDII Pacitan Perkuat Sinergi Antisipasi Kekeringan

27 Juni 2026
Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi Foto PID Al Ubaidah

Hadapi Dinamika Global, LDII Jatim Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Juru Dakwah

24 Juni 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.