PACITAN — DPD LDII Kabupaten Pacitan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Dusun Jatisari, Desa Punung, Kecamatan Punung, dan Dusun Ploso, Desa Belah, Kecamatan Donorojo, pada Senin (31/8/2026). Penyaluran bantuan ini dilakukan bersama Senkom Mitra Polri, Polsek Punung, dan Polsek Donorojo.
Relawan LDII Pacitan, Kustiono, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur, awal musim kemarau 2026 di wilayah Pacitan berlangsung bervariasi, mulai akhir April hingga awal Mei, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Agustus. BMKG juga memprakirakan musim kemarau tahun ini di Jawa Timur berpotensi lebih kering dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kustiono menilai persoalan ketersediaan air bersih perlu menjadi perhatian bersama. Ia menyebut kelangkaan air bersih dapat dikategorikan sebagai bencana, sehingga penanganannya bukan hanya tanggung jawab masyarakat yang terdampak, melainkan urusan bersama.

Dalam penyaluran tersebut, LDII menyediakan satu tangki air berkapasitas sekitar 6.500 liter untuk masing-masing wilayah penerima. Air tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga dalam satu RT, dengan proses penyaluran disaksikan langsung oleh kepala dusun setempat.
Kustiono menjelaskan, kondisi geografis menjadi salah satu faktor yang menyebabkan warga di kedua dusun membutuhkan pasokan air bersih tambahan. Jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga belum merata menjangkau seluruh rumah warga karena sebagian wilayah belum terpasang pipa distribusi. Selain itu, sumber mata air yang biasa digunakan warga mulai menyusut.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama di tengah menurunnya ketersediaan air dari sumber-sumber yang selama ini menjadi andalan masyarakat setempat. (kus/sof/wid)












