GRESIK — DPD LDII Kabupaten Gresik menerima kunjungan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Kartini, Jumat (31/7). Pertemuan di kantor DPD LDII Gresik itu untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik Khusnul Hamidi mengatakan, penjajakan kerja sama dengan BSI sejalan dengan pengembangan program Usaha Bersama (UB) yang selama ini dijalankan LDII di lingkungan masjid dan pondok pesantren. Program tersebut masih didominasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga membutuhkan pendampingan, peningkatan kapasitas, serta akses yang lebih luas agar dapat berkembang.
Menurut Khusnul, kolaborasi dengan BSI diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah melalui peningkatan literasi keuangan, pengelolaan usaha, dan pengembangan unit-unit usaha warga secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik silaturahim ini sebagai langkah awal membangun kolaborasi yang lebih konkret. Harapannya, program Usaha Bersama yang telah berjalan dapat terus berkembang sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui ekosistem usaha yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah,” ujarnya.

Sementara itu, Branch Manager BSI KC Kartini Gresik Kurniawan mengatakan, BSI terus membuka ruang kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan. Menurut dia, kolaborasi menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dan edukasi keuangan syariah.
“Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang terjalin dengan LDII Gresik dapat terus berkembang melalui berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. BSI siap menjadi mitra dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah dan peningkatan literasi keuangan,” katanya.
Kedua pihak berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang mendukung pengembangan Program Usaha Bersama (UB) LDII. Melalui kolaborasi itu, pelaku UMKM di lingkungan masjid dan pondok pesantren diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usahanya sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis syariah. (kim/sof/wid)












