GRESIK — DPD LDII Kabupaten Gresik meningkatkan kompetensi dakwah para Ketua Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) melalui pelatihan yang digelar di Ballroom DPD LDII Gresik, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas pengurus yang berperan sebagai ujung tombak pembinaan warga di tingkat kecamatan dan desa.
Pelatihan bertajuk Peningkatan Kompetensi Dakwah Pengurus Organisasi PC dan PAC itu diikuti seluruh Ketua PC dan Ketua PAC LDII se-Kabupaten Gresik. Peserta dibekali materi mengenai penyusunan materi ceramah, teknik komunikasi, etika berdakwah, hingga penyamaan standar penyampaian dakwah agar pesan keagamaan dapat disampaikan secara sistematis, santun, dan mudah dipahami masyarakat.
Selain itu, peserta mengikuti sesi penyempurnaan teknik penyampaian dakwah, termasuk tata cara pelafalan mukadimah sesuai kaidah. Pembekalan tersebut diarahkan untuk menjaga kualitas dan keseragaman penyampaian dakwah di lingkungan LDII, sehingga para pengurus memiliki acuan yang sama saat menjalankan pembinaan di wilayah masing-masing.
Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik Khusnul Hamidi mengatakan para Ketua PC dan PAC tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pembinaan keagamaan di masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi dakwah dinilai penting agar pengurus mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara tepat dan bijaksana.
“Seorang da’i tidak hanya dituntut mampu berbicara di depan jamaah, tetapi juga harus memiliki pemahaman agama yang benar, akhlak yang baik, serta mampu menyampaikan dakwah secara santun, menyejukkan, dan membawa solusi bagi umat,” ujarnya.
Menurut Khusnul, kemampuan berdakwah perlu terus diperbarui seiring berkembangnya dinamika masyarakat. Pengurus dituntut tidak hanya menguasai materi keagamaan, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan pendekatan yang komunikatif sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Ia berharap materi yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan pembinaan di tingkat cabang dan anak cabang. Dengan demikian, pengurus PC dan PAC dapat menjalankan perannya secara lebih efektif dalam membina warga sekaligus memperkuat kontribusi organisasi di tengah masyarakat. (kim/sof/wid)












