NGANJUK — Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPW LDII Jawa Timur mengajak para pengusaha bertukar pengalaman, memperluas jejaring, dan belajar dari sesama pelaku usaha. Prinsip kolaborasi dan inovasi dalam usaha inilah yang mendasari Biztrip Barokah di Kabupaten Nganjuk, Minggu (26/7).
Kegiatan tersebut diikuti anggota Himpunan Pengusaha LDII (HPL) dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selama kegiatan, peserta diajak belajar langsung dari praktik usaha yang dijalankan Adi Winarko melalui kunjungan ke unit usaha Pentol Bakso Oye dan Bebek H. Makrus. Mereka memperoleh gambaran mengenai proses produksi, sistem pengelolaan usaha, pengendalian kualitas, hingga strategi membangun kepercayaan pelanggan.
Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch. Amrodji Konawi mengatakan Biztrip Barokah merupakan salah satu program pembinaan ekonomi yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha di lingkungan LDII. Menurutnya, pengembangan usaha tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Semoga kegiatan ini menjadi sarana menambah ilmu, mempererat silaturahim, dan membuka peluang kerja sama yang baik di antara para pengusaha LDII,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pelaku usaha perlu terus memegang teguh nilai-nilai luhur yang menjadi karakter warga LDII, yakni kejujuran, amanah, profesionalisme, serta semangat rukun, kompak, dan kerja sama yang baik.
“Dalam menjalankan usaha, mari kita jaga kejujuran, amanah, profesionalisme, serta semangat rukun, kompak, dan kerja sama yang baik. Insyaallah, apabila usaha dijalankan dengan niat ibadah dan memberikan manfaat bagi orang lain, Allah SWT akan memberikan keberkahan,” katanya.

Sebagai tuan rumah, Adi Winarko menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan DPW LDII Jawa Timur menjadikan tempat usahanya sebagai salah satu lokasi Biztrip Barokah.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan ini. Semoga silaturahim yang terjalin pada hari ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Adi, perjalanan usahanya hingga berkembang seperti saat ini tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT, doa kedua orang tua, dukungan keluarga, kerja sama seluruh tim, dan kepercayaan pelanggan. Karena itu, ia terus berupaya menjaga amanah tersebut melalui peningkatan kualitas produk dan pelayanan.
“Kami menyadari bahwa usaha ini tidak dibangun sendiri. Ada doa orang tua, dukungan keluarga, kerja keras tim, dan kepercayaan pelanggan yang mengantarkan kami sampai di titik ini. Karena itu, kami terus berusaha memberikan yang terbaik agar kepercayaan tersebut tetap terjaga,” ungkap Adi.
Ia berharap Biztrip Barokah dapat menjadi wadah bagi para pengusaha LDII untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat lebih luas.
“Setiap usaha memiliki tantangan yang berbeda. Kalau pengalaman yang kami miliki bisa menjadi pembelajaran bagi pengusaha lain, tentu kami senang untuk berbagi. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat,” ujar Adi.
Melalui Biztrip Barokah, DPW LDII Jawa Timur terus mendorong budaya belajar di kalangan pelaku usaha. Dengan mempertemukan pengusaha dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik, kegiatan ini diharapkan melahirkan kolaborasi yang memperkuat daya saing sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat. (agt/sof/wid)












