LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home SEPUTAR PESANTREN

Hadapi Dinamika Global, LDII Jatim Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Juru Dakwah

Adellyna Cantica by Adellyna Cantica
24 Juni 2026
in SEPUTAR PESANTREN
2 0
0
Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi Foto PID Al Ubaidah

Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi. Foto: PID Al Ubaidah

2
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

NGANJUK — Di tengah perubahan global yang berlangsung cepat, penguatan wawasan kebangsaan dinilai menjadi bekal penting bagi para juru dakwah yang akan terjun ke tengah masyarakat. Atas dasar itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada calon juru dakwah di Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/6/2026).

Pembekalan tersebut diikuti para peserta yang dipersiapkan menjadi juru dakwah di berbagai daerah. Selain memperdalam kemampuan menyampaikan ajaran agama, para peserta juga mendapatkan penguatan mengenai peran strategis dai dalam menjaga persatuan, merawat kerukunan, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Amrodji mengatakan, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak hanya berasal dari perubahan sosial dan budaya, tetapi juga perkembangan teknologi informasi yang membuat arus informasi bergerak tanpa batas. Kondisi tersebut menuntut para juru dakwah memiliki pemahaman yang luas agar mampu memberikan panduan yang relevan bagi masyarakat.

“Calon juru dakwah nantinya akan berada di tengah masyarakat dengan berbagai latar belakang dan dinamika yang terus berkembang. Karena itu, mereka perlu memiliki wawasan kebangsaan yang kuat agar mampu menjalankan dakwah sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan,” ujar Amrodji.

Menurut dia, wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menjalankan dakwah di Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan juga diperlukan agar para dai mampu menempatkan dakwah sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan bermasyarakat yang saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Ia menegaskan, dakwah tidak dapat dilepaskan dari konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, para juru dakwah perlu memahami nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta semangat persatuan yang menjadi fondasi kehidupan bangsa.

“Juru dakwah harus mampu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa,” katanya.

Seorang santri bertanya dalam pembekalan wawasan kebangsaan bagi calon juru dakwah di Ponpes Al Ubaidah Kertosono
Seorang santri bertanya dalam pembekalan wawasan kebangsaan bagi calon juru dakwah di Ponpes Al Ubaidah Kertosono

Amrodji juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, teknologi memudahkan penyebaran informasi dan materi dakwah. Namun di sisi lain, muncul risiko penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, ujaran kebencian, hingga narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Karena itu, menurut dia, para dai perlu memiliki kemampuan menyikapi berbagai informasi secara bijak dan proporsional. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mendorong masyarakat lebih kritis dalam menerima informasi sekaligus tetap menjaga persatuan.

Pembekalan wawasan kebangsaan tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan juru dakwah yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan agama, tetapi juga memahami tantangan sosial yang berkembang di masyarakat. Dengan demikian, para dai diharapkan mampu menjalankan peran keagamaan sekaligus berkontribusi dalam memperkuat kohesi sosial di tengah dinamika global yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi Foto PID Al Ubaidah

Hadapi Dinamika Global, LDII Jatim Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Juru Dakwah

24 Juni 2026
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima audiensi DPD LDII Banyuwangi yang membahas penguatan generasi muda di era digital

Temui LDII, Bupati Banyuwangi Tekankan Penguatan Generasi Muda di Tengah Era Digital

24 Juni 2026
Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supaat menyerahkan bantuan mushaf Al Quran kepada Takmir Masjid Baitul Jannah LDII Glagah dalam rangkaian HUT Bhayangkara Foto LINES Banyuwangi

Jelang HUT Bhayangkara, Masjid LDII Glagah Terima Bantuan Mushaf Al Quran

24 Juni 2026
Pengajian manasik haji yang diselenggarakan PC LDII Gunung Anyar Foto LINES Surabaya

LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram

22 Juni 2026

Komentar Terkini

  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Terima Kunjungan Bhabinkamtibmas Polsek Tarik
  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.