LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dua Buku Jadi Jembatan Silaturahim DPP LDII dan Ketua PBNU

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
10 Juni 2026
in NASIONAL
46 1
0
Dwi Pramono menyerahkan dua buku tentang nilai kebajikan dan sistem pendidikan LDII kepada KH Ahmad Fahrur Rozi Foto LINES Malang

Dwi Pramono menyerahkan dua buku tentang nilai kebajikan dan sistem pendidikan LDII kepada KH Ahmad Fahrur Rozi. Foto: LINES Malang

44
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

MALANG — Dua buku menjadi jembatan dialog dalam silaturahim antara Koordinator Bidang Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII, H. Dwi Pramono dan Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi yang juga Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (4/6/2026). Pertemuan tersebut membahas pendidikan keagamaan, dakwah, dan pembinaan generasi muda.

Dwi Pramono hadir bersama jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Malang dalam kunjungan yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang. Silaturahim tersebut menjadi ruang bertukar pandangan mengenai peran lembaga pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang berkarakter, berilmu, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam kesempatan itu, Dwi Pramono menyerahkan dua buku kepada KH Ahmad Fahrur Rozi.

Buku pertama berjudul Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII: Dari Amal Saleh hingga Kemandirian. Buku karya Ahmad Ali MD ini memuat berbagai nilai yang dikembangkan dalam pembinaan warga LDII, mulai dari penguatan akhlak, budaya gotong royong, hingga kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara buku kedua berjudul Sistem, Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke. Buku tersebut mengulas sistem pendidikan yang dikembangkan LDII dalam membentuk sumber daya manusia yang profesional dan religius.

Penyerahan buku menjadi bagian dari pertukaran gagasan yang mewarnai pertemuan kedua tokoh tersebut. Diskusi berlangsung dengan menyoroti pentingnya pendidikan karakter, penguatan nilai keagamaan, serta pembinaan generasi muda di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang semakin dinamis.

Dwi Pramono mengatakan lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Pendidikan keagamaan perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam menjadi penting untuk memperkuat pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Dwi Pramono tengah bersama jajaran pengurus Kabupaten Malang LDII berdialog dengan Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi
Dwi Pramono tengah bersama jajaran pengurus Kabupaten Malang LDII berdialog dengan Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi

Sementara itu, KH Ahmad Fahrur Rozi menyambut kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturahim antarlembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan Islam menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah sekaligus memperluas ruang dialog mengenai berbagai isu keumatan.

“Buku menjadi media yang baik untuk saling mengenal pemikiran, pengalaman, dan praktik pendidikan yang dikembangkan masing-masing lembaga. Dari situ kita bisa saling belajar dan mengambil nilai-nilai yang bermanfaat untuk kemajuan pendidikan umat,” ujar KH Ahmad Fahrur Rozi.

Menurut dia, tradisi literasi dan pertukaran gagasan perlu terus dikembangkan di kalangan lembaga pendidikan Islam. Dengan demikian, berbagai pengalaman dalam membina generasi muda dapat menjadi bahan pembelajaran bersama.

“Yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dapat membentuk karakter generasi muda agar memiliki akhlak yang baik, semangat belajar, dan kepedulian terhadap masyarakat,” pungkasnya. (sof/wid)

 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.