LAMONGAN — Upaya menekan pernikahan usia dini dan menyiapkan generasi muda menuju keluarga yang matang terus diperkuat di Kecamatan Karanggeneng. Kantor Urusan Agama (KUA) Karanggeneng menggandeng Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) setempat untuk membangun pola pembinaan berjenjang, mulai dari usia sekolah hingga pra-nikah.
Komitmen itu ditegaskan Kepala KUA Karanggeneng, H. Khoirul Anam, saat menutup kegiatan Pembinaan Pemuda LDII Karanggeneng, Minggu (1/2/2026), di Gedung Dakwah Walibarokah, Desa Kendalkemlagi, Lamongan.
Khoirul Anam mengatakan, kegiatan bersama LDII ini merupakan kerja sama ketiga yang dijalin KUA Karanggeneng dengan lembaga atau organisasi kemasyarakatan. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat berkembang menjadi program pembinaan berkelanjutan.
“Kegiatan di LDII ini merupakan kegiatan ketiga yang kami laksanakan bersama lembaga atau ormas. Mudah-mudahan menjadi embrio kerja sama ke depan dan dapat berlanjut pada hari-hari berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Cabang (PC) Pemuda LDII Karanggeneng itu diikuti sekitar 150 peserta. Mereka dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni kelas pra-remaja (SMP), remaja (SMA), dan pra-nikah atau usia mandiri. Pembagian kelas dilakukan untuk menyesuaikan materi dengan tingkat usia dan kebutuhan peserta.
Selama kegiatan berlangsung, para penyuluh agama dari KUA Karanggeneng menyampaikan materi dengan pendekatan dialogis dan diselingi ice breaking.
Materi yang diberikan meliputi bahaya pernikahan usia dini, lima konsep pernikahan, program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), serta tata cara pengajuan pernikahan. Materi disesuaikan dengan kategori usia agar lebih kontekstual dan mudah dipahami.
Khoirul Anam menilai pembinaan sejak dini penting sebagai langkah preventif membangun ketahanan keluarga. Edukasi yang tepat, menurut dia, dapat membantu generasi muda memahami kesiapan mental, sosial, dan administratif sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Ketua PC Pemuda LDII Karanggeneng, Asmausholihan, mengapresiasi dukungan KUA dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut materi yang disampaikan relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan sukses. Materi yang disampaikan oleh tim KUA Karanggeneng sangat berbobot, disampaikan dengan gaya kekinian sehingga tidak membosankan dan membuat suasana tetap ceria,” katanya.
Ia menegaskan, Pemuda LDII Karanggeneng siap melanjutkan kolaborasi dengan KUA dalam program pembinaan generasi muda. Sinergi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, ujarnya, menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang lebih matang dan bertanggung jawab. (kim/sof/wid)












