SUMBAWA BARAT – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, Benny Utama, menerima kunjungan jajaran DPD LDII Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Rabu (21/1). Audiensi tersebut membahas penguatan wawasan kebangsaan serta program pengelolaan sampah berbasis masjid.
Dalam kesempatan itu, Benny menyampaikan bahwa hasil pertemuan akan dilaporkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat yang sedang bertugas di luar daerah. Ia menambahkan, Kejaksaan Negeri berencana mengundang pengurus LDII KSB mengikuti pembekalan materi wawasan kebangsaan.
“Kegiatan ini penting untuk menyegarkan kembali pemahaman pengurus LDII, karena pembekalan serupa terakhir kali dilaksanakan tiga tahun lalu,” ujar Benny.
Ketua DPD LDII KSB, Bambang Supriyadi, menegaskan bahwa wawasan kebangsaan menjadi prioritas LDII, sebagai salah satu dari delapan bidang pengabdian organisasi untuk bangsa.
“Bagi LDII, kebangsaan adalah fondasi utama. Sejak awal, azas organisasi kami berlandaskan Pancasila. Penguatan ideologi, persatuan, dan cinta tanah air menjadi pilar utama dalam berorganisasi dan bermasyarakat,” jelas Bambang.
Bambang menambahkan, kebangsaan juga menentukan stabilitas masyarakat. “Jika diibaratkan berlayar dengan kapal, bila kapalnya bergoyang atau rusak, penumpang pun akan bermasalah. Karena itulah kebangsaan kami jadikan pilar utama,” katanya.
Selain itu, Bambang mengenalkan Program Adiwiyata LDII, yang difokuskan pada pengelolaan sampah berbasis masjid (PPSBM). Program ini dijalankan di tiga lokasi, yakni Masjid Bani Saba Taliwang, Masjid Ulul Albab Maluk, dan Masjid Subulassalam Lab. Mapin, dengan tujuan mengurangi sampah ke TPA, mencegah pembuangan sembarangan, sekaligus menjadikan sampah sebagai sumber daya untuk produk daur ulang. Warga LDII menerapkan gerakan 5M yakni memilah, mengumpulkan, mengolah, mengirim ke bank sampah, dan mengangkut residu ke TPA.
Benny menyambut baik program ini dan menilai sejalan dengan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang digagas Kejaksaan.
Melalui pertemuan ini, LDII KSB dan Kejari Sumbawa Barat berharap sinergi positif dapat terus terbangun, khususnya dalam pembinaan masyarakat, penguatan nilai kebangsaan, kepedulian lingkungan, dan pengembangan generasi muda. (kim/sof/wid)












