LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2020-2025
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • DAFTAR WEBSITE LDII
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2020-2025
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • DAFTAR WEBSITE LDII
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Rektor UB Apresiasi Delapan Program Pengabdian LDII

Kontributor_Cakra by Kontributor_Cakra
31 Agustus 2025
in NASIONAL, ORGANISASI, SEPUTAR JATIM
1 0
0
Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof. Widodo menilai delapan program pengabdian LDII merupakan bukti keseriusan LDII untuk berperan aktif dalam membentuk civil society, Sabtu (30/8). Dok: LINES.

Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof. Widodo menilai delapan program pengabdian LDII merupakan bukti keseriusan LDII untuk berperan aktif dalam membentuk civil society, Sabtu (30/8). Dok: LINES.

1
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof. Widodo mengapresiasi delapan program pengabdian yang dilaksanakan oleh LDII. Menurutnya, program-program yang dijalankan oleh LDII sejalan dengan program pemerintah, mencakup berbagai bidang seperti sosial, pangan, dan energi terbarukan.

“Saya sangat mengapresiasi delapan program pengabdian LDII untuk bangsa. Ini menunjukkan keseriusan LDII dalam membantu pemerintah melalui program-program yang jelas anti-radikalisasi, juga menjadi bukti bahwa LDII berperan aktif dalam membentuk civil society,” ujar Prof. Widodo saat menjadi pemateri pada Musyawarah Wilayah X LDII Jatim di Gedung Serba Guna Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya, Sabtu (30/8).

Dalam paparan materinya, Prof. Widodo menyampaikan pandangannya tentang sifat dasar manusia dan tantangan besar yang dihadapi masyarakat saat ini. Menurutnya, sifat dasar manusia dapat bersifat positif maupun negatif, tergantung dari lingkungan tempat mereka berada.

“Pada dasarnya, manusia memiliki keinginan untuk berempati, merasakan apa yang dialami orang lain, dan memiliki sifat ingin menolong. Namun, ada sisi lain dari manusia yang juga cenderung egosentris, yaitu ingin diprioritaskan,” ungkap Prof. Widodo.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa keinginan manusia untuk membangun hubungan sosial seperti silaturrahim, berkeluarga, dan mencari teman adalah bentuk dari kebutuhan untuk terhubung dengan sesama. Tetapi, di sisi lain, sifat egosentris dapat muncul, yang memicu ketegangan dalam hubungan sosial.

Prof. Widodo juga menyoroti bagaimana lingkungan dapat mempengaruhi perubahan sifat dasar manusia. “Sifat dasar manusia ini bisa berubah menjadi kurang baik tergantung dari lingkungannya. Namun, saya yakin jika berada di lingkungan yang baik, seperti di LDII, inshaAllah sifat-sifat tersebut akan berkembang dengan positif,” katanya.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi manusia saat ini adalah dalam hal komunikasi dan informasi. Era informasi yang berkembang pesat dan sering kali terdistorsi ini menambah kesulitan dalam memahami realitas yang ada.

Menurut Prof. Widodo, tantangan terbesar yang dihadapi manusia saat ini adalah dalam hal komunikasi dan informasi, sehingga diperlukan untuk menyaring informasi dengan bijak agar dapat memperoleh kebenaran yang sesungguhnya. Dok: LINES.
Menurut Prof. Widodo, tantangan terbesar yang dihadapi manusia saat ini adalah dalam hal komunikasi dan informasi, sehingga diperlukan untuk menyaring informasi dengan bijak agar dapat memperoleh kebenaran yang sesungguhnya. Dok: LINES.

“Dalam era post-truth ini, apapun yang terjadi bisa dengan mudah dibingkai dan dibagikan dalam hitungan detik. Seperti demo yang terjadi di beberapa tempat, informasi yang diterima masyarakat bisa sangat berbeda dengan kenyataannya,” jelas Prof. Widodo. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya menyaring informasi dengan bijak agar dapat memperoleh kebenaran yang sesungguhnya.

Prof. Widodo juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang pergeseran sifat manusia yang semakin intoleran, yang terjadi seiring dengan pembentukan kelompok-kelompok berdasarkan pandangan atau identitas tertentu. “Manusia cenderung membentuk kelompok karena tidak mampu memahami kompleksitas masalah yang ada. Dunia ini sangat majemuk, dan untuk menyederhanakan masalah, orang cenderung membentuk grup,” ujarnya.

Meskipun demikian, dia juga menambahkan bahwa jika di setiap kelompok diajarkan nilai-nilai toleransi, maka hasilnya bisa sangat positif meski kelompok-kelompok tersebut memiliki perbedaan.

Rektor UB tersebut juga menyoroti ancaman terhadap persatuan bangsa, seperti radikalisme, intoleransi, disinformasi, dan polarisasi sosial yang semakin meningkat, khususnya di era media sosial yang penuh dengan informasi yang mudah dipahami. “Dengan begitu banyaknya informasi yang beredar, kita dituntut untuk memilah mana yang benar dan mana yang salah. Jika tidak, bisa terjadi polarisasi sosial yang sangat berbahaya bagi persatuan bangsa,” tegasnya.

Untuk itu, Prof. Widodo menyarankan agar pendidikan dan pengetahuan yang inklusif dan partisipatif menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. “Semua kelompok harus diajak berdiskusi. Seperti yang dilakukan LDII dengan mengundang berbagai ormas untuk berdialog, ini adalah langkah yang sangat tepat,” tutupnya. 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto: http://dakwahislam.net/

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Kirab Bendera Merah Putih Raksasa yang diadakan oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Selasa (16/8) pagi. Dok: LDII Kediri.

Lima Penerapan Sumpah Pemuda dalam Kehidupan Sehari-Hari

28 Oktober 2022
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu (15/4) di Gedung DPD LDII Gresik. Dok: Lines.

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof. Dr. Ir. Dedid Cahya Happyanto, MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) di Ruang Auditorium, Gedung Pascasarjana PENS, Surabaya, Selasa (21/3). Dok: LINES.

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian, saat silaturahim Syawal di Kediaman KH. Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo, pada 25 April 2023.

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, KH Akhmad Jazuli didampingi jajaran pengurus LDII memukul gong sebagai tanda dibukanya Musyawarah Wilayah (Muswil) X LDII Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (29/8/2025). Forum lima tahunan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan rekomendasi strategis dalam menghadapi dinamika sosial. Dok: LINES.

Muswil X LDII Jatim, Momentum Perkuat Kebangsaan dan Persatuan di Tengah Kondisi Sosial yang Memanas

30 Agustus 2025
Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof. Widodo menilai delapan program pengabdian LDII merupakan bukti keseriusan LDII untuk berperan aktif dalam membentuk civil society, Sabtu (30/8). Dok: LINES.

Rektor UB Apresiasi Delapan Program Pengabdian LDII

31 Agustus 2025
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH. Hasan Ubaidillah, menegaskan pentingnya menerapkan nilai-nilai Islam yang moderat menjadi sangat penting agar umat bisa tetap arif dan bijak dalam merespons tantangan negara, Sabtu (30/8). Dok: LINES.

MUI Jatim: Islam Wasathiyah Adalah Cermin Umat Islam Indonesia

31 Agustus 2025
Ketua DPW LDII Jawa Timur, Amrodji Konawi menegaskan kembali komitmen LDII terhadap kebangsaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Sabtu (30/8). Dok: LINES.

Ketua DPW LDII Jatim Tekankan Komitmen Kebangsaan dan Keutuhan NKRI

31 Agustus 2025

Komentar Terkini

  • Ulik Nordiansyah pada LDII Kembangkan Sorgum di Blora untuk Ketahanan dan Diversifikasi Pangan Nasional
  • SUGIARTO pada Warga LDII Perbon Gelar Kerja Bakti Nasional Sambut HUT ke-80 RI
  • Titiek.R-Ferry Sby. pada Warga LDII Perbon Gelar Kerja Bakti Nasional Sambut HUT ke-80 RI
  • Prof. Bambang Guruh pada Musda VII LDII Kediri Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Luhur untuk Generasi Bangsa
  • Lilik Indarti pada LDII Bangkalan Audiensi dengan Bupati, Sampaikan Hasil Musda
  • BERANDA
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TENTANG KAMI
  • Elementor #10140
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2020-2025
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • DAFTAR WEBSITE LDII
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.