KERINCI, JAMBI — Jajaran DPD LDII Kerinci bertemu Bupati Monadi, Senin (19/1), di kantor Bupati Kerinci, untuk menyelaraskan kegiatan organisasi dengan prioritas pemerintah daerah. Pertemuan ini menyoroti pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul, peningkatan literasi masyarakat, serta pemberdayaan generasi muda melalui teknologi digital, pendidikan, dan ekonomi kreatif.
Ketua DPD LDII Kerinci, Daprianto, mengatakan pihaknya siap mendukung pembangunan daerah dengan menyesuaikan program LDII dengan visi dan misi pemerintah.
“Kami ingin generasi muda lebih terlibat dalam ekonomi kreatif dan pendidikan berkualitas, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan kompetensi pendidik,” ujarnya.
Daprianto juga memperkenalkan Majalah Nuansa Persada sebagai media komunikasi dan edukasi masyarakat. Media ini menyajikan informasi terkait kegiatan dakwah, sosial, dan pemberdayaan yang dijalankan warga LDII.
“Melalui literasi ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi yang bermanfaat,” tambahnya.
Selain itu, Daprianto menekankan pentingnya menjaga kerukunan, baik secara internal maupun antarumat beragama, sebagai fondasi agar program kerja dan kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar.
Menanggapi pertemuan tersebut, Bupati Monadi memberikan apresiasi atas langkah proaktif LDII dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk LDII, untuk melaksanakan program-program pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Monadi, program LDII yang fokus pada pengembangan pemuda, literasi, dan pemberdayaan masyarakat sangat selaras dengan prioritas pemerintah daerah, sehingga kolaborasi ini dapat memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Kerinci.
“Kami berharap kerja sama ini mendorong pemuda lebih kreatif, berdaya saing, dan berkarakter luhur. Ke depan, pemerintah berencana memfasilitasi pelatihan digital dan program mentoring untuk pemuda, serta kolaborasi dengan LDII dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat,” jelas Monadi.
Selain memperkuat kerja sama, pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan program-program terukur yang meningkatkan kualitas SDM, literasi masyarakat, dan pemberdayaan generasi muda secara berkelanjutan. (kim/sof/wid)
