LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Brigjen TNI Singgih Pambudi Paparkan Empat Ancaman Kebangsaan Pada Muswil X LDII Jatim

Sofyan Gani A. by Sofyan Gani A.
24 Januari 2026
in NASIONAL
189 10
0
Brigjen TNI Dr Singgih Pambudi Arinto menyampaikan materi wawasan kebangsaan dalam Dialog Kebangsaan pada Muswil X LDII Jawa Timur di Surabaya membahas ancaman kebangsaan dari luar maupun dalam negeri Dok LINES

Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arinto menyampaikan materi wawasan kebangsaan dalam Dialog Kebangsaan pada Muswil X LDII Jawa Timur di Surabaya, membahas ancaman kebangsaan dari luar maupun dalam negeri. Dok: LINES.

186
SHARES
198
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Ancaman kebangsaan baik dari luar maupun dari dalam negeri menjadi sorotan utama dalam Dialog Kebangsaan pada Musyawarah Wilayah (Muswil) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur, Sabtu (30/8) di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Surabaya. Kapoksahli Pangdam V Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto menegaskan bahwa seluruh elemen bangsa harus mewaspadai isu geopolitik, konflik sosial, radikalisme, serta krisis pangan dan energi.

Menurutnya, konflik di Laut Cina Selatan masih berpotensi menimbulkan instabilitas kawasan. “Sejumlah negara, seperti Malaysia, Brunei, dan Filipina, memiliki hak atas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sesuai hukum laut internasional. Namun, Tiongkok justru mengklaim hampir seluruh wilayah itu dengan sembilan garis putus-putus. Indonesia memang bukan pengklaim, tetapi ZEE kita di Laut Natuna Utara ikut terpotong,” jelasnya.

Ancaman kedua adalah konflik horizontal. Singgih menilai Indonesia sebagai masyarakat majemuk dengan beragam suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta berbagai lapisan sosial, sangat rawan terjadi gesekan. “Kemajemukan adalah kekuatan, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, bisa menjadi kerawanan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahaya terorisme dan radikalisme. Radikalisme, kata Singgih, adalah paham yang ingin mengubah tatanan negara secara frontal dengan ciri eksklusif, fanatisme berlebihan, dan penggunaan kekerasan. Ia mencontohkan peristiwa bom bunuh diri di tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya pada 2018. “Embrio terorisme adalah radikalisme, dan embrio radikalisme adalah intoleransi,” tandasnya.

Tak hanya itu, Singgih menyoroti ancaman ketahanan pangan dan energi. Ia mengutip teori Thomas Malthus bahwa pertumbuhan penduduk berkembang jauh lebih cepat dibanding ketersediaan pangan. “Setiap hari ada yang meninggal karena kelaparan dan kemiskinan. Ditambah lagi cadangan minyak dunia diperkirakan hanya bertahan hingga 2056. Maka, perebutan pangan dan energi akan semakin ketat,” ungkapnya.

Namun, menurut Singgih, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan energi terbarukan karena letak geografis di daerah ekuator. Kodam V/Brawijaya bahkan telah meresmikan empat batalion teritorial pembangunan yang selain bertugas tempur, juga membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

Untuk menghadapi berbagai ancaman tersebut, ia menekankan pentingnya program Asta Cita Presiden yang antara lain memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, toleransi, serta penghormatan terhadap HAM. “Bela negara tidak identik dengan seragam. Bela negara adalah hak dan kewajiban seluruh warga negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan langkah konkret yang bisa dilakukan masyarakat, yakni menghargai perbedaan dengan menerapkan Bhinneka Tunggal Ika, menghindari diskriminasi, mengembangkan sikap toleransi dan gotong royong, mematuhi hukum, menjalin komunikasi yang sehat, serta menumbuhkan kecintaan pada budaya dan produk Indonesia.

“Menjunjung tradisi dan budaya yang tidak bertentangan dengan agama, sekaligus mencintai budaya sendiri agar tidak tergeser oleh budaya asing, adalah bagian penting dari ketahanan nasional,” pungkas Brigjen Singgih. (sof/wid)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Ketua DPW LDII Amrodji Konawi didampingi pengurus harian saat silaturahim Syawal di Kediaman KH Hasan Mutawakkil Alalloh Ketum MUI Jatim di Probolinggo pada 25 April 2023

Safari Silaturahim Syawal LDII Jatim untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

6
Ketua DPW LDII Jawa Timur H Moch Amrodji Konawi tengah saat menghadiri buka puasa bersama dan santunan anak yatim dhuafa di Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono Nganjuk Selasa 2422026 Foto PID Al Ubaidah

Ketua DPW LDII Jatim: Sinergi Pesantren dan Pemerintah Kunci Kesejahteraan Warga

25 Februari 2026
LDII Mojoagung bersama NU Muhammadiyah dan MUI setempat menghadiri Safari Ramadan dan Tarawih Keliling Tarling putaran kedua yang digelar Camat dan Muspika Mojoagung di Masjid Al Anwar Desa Kedunglumpang Dok LINES Jombang

LDII Mojoagung Dukung Program Bupati Lewat Safari Ramadan

25 Februari 2026
Rapat koordinasi Ponpes Wali Barokah Kediri bersama Tiga Pilar Kelurahan Burengan dan Banjaran serta Ketua RTRW Foto KIM PPWB

Ponpes Wali Barokah Siapkan 750 Paket Sembako untuk Dhuafa Saat Ramadan

23 Februari 2026
Ribuan jamaah mengikuti buka puasa bersama di Masjid Al Akbar Surabaya Sabtu 2122026 Foto  Ghufron   JNR

18 Ribu Warga Jatim Buka Puasa Bersama, Simbol Kedekatan RI–Arab Saudi

25 Februari 2026

Komentar Terkini

  • Adi Kurniawan pada Terpilih Aklamasi, H. Suhartono Kembali Nakhodai LDII Kota Mojokerto
  • Bapak Zaini pada Lima Sukses Ramadan, Panduan LDII Jatim Jalani Puasa Berkualitas
  • dindaa pada LDII Gunung Anyar Bekali Generus SMP Tata Cara Kurban
  • Norma pada LDII Gunung Anyar Bekali Generus SMP Tata Cara Kurban
  • Roykhan Malvin pada Relawan LDII Kenjeran Bantu Fasilitasi Ribuan Jamaah Haul Akbar Al Fithrah di Surabaya
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2025 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.