LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home ARTIKEL

Guru yang Tepat Akan Membentuk Siswa yang Cerdas

Ali Mustika by Ali Mustika
3 Februari 2026
in ARTIKEL
255 3
0
Guru SD Mengajar Limawaktu Photo

Guru SD Mengajar [Limawaktu Photo]

243
SHARES
258
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Keberhasilan dunia pendidikan saat ini masih sangat bergantung pada peran strategis guru. Hal itu membuat sosok guru seringkali dijuluki sebagai seorang pahlawan karena tugasnya yang besar dalam mendidik para siswa.

Selain itu, guru juga dikenal dengan julukan pahlawan tanpa tanda jasa. Guru mendidik tanpa pamrih, bahkan kerap dilupakan.

Maka tak bisa dipungkiri, peringatan Hari Guru Nasional seolah menjadi salah satu keputusan tepat sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi bagi seluruh guru di Indonesia.

Menilik jauh ke belakang, sejarah Hari Guru Nasional tidak lepas dari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Secara historis pula kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran guru menumbuhkan sikap patriotis kepada generasi muda baik melalui madrasah maupun sekolah. Maka itulah semangat kebangsaan Indonesia telah lama tumbuh di kalangan guru-guru bangsa Indonesia.

Melansir dari laman resmi pgri.or.id, sebelum PGRI resmi terbentuk, para guru sudah lebih dulu membentuk organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para guru bantu, guru madrasah, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat. Dari sini mulai tumbuh kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama terbelenggu mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda.

Hingga pada tahun 1932, organisasi PGHB berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) yang membuat pemerintah Belanda tidak senang karena kata “Indonesia” dinilai sangat mencerminkan semangat kebangsaan. Sebaliknya, perubahan itu sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.

Namun sayangnya, pada zaman pendudukan Jepang, PGI tidak dapat melakukan aktivitas apa pun lantaran pada masa itu semua organisasi dilarang dan sekolah ditutup.

Sampai akhirnya, semangat proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta.

Melalui Kongres Guru Indonesia tersebut, diputuskan bahwa segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku sepakat dihapuskan.

Di dalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 atau tepatnya seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan yang mewadahi semua guru di Indonesia.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, Pemerintah pun kemudian menetapkan hari lahir PGRI pada tanggal 25 November sekaligus sebagai Hari Guru Nasional.

Oleh karena itu, peran guru dalam usaha mencerdaskan anak bangsa tentunya patut diapresiasi oleh banyak pihak. Guru merupakan salah satu faktor pendorong majunya perkembangan bangsa Indonesia. Dengan begitu tak salah jika lahir momen peringatan Hari Guru Nasional sebagai bentuk dari apresiasi dan kepedulian terhadap guru atas jasa-jasanya.

Tak hanya itu, peringatan ini juga seolah mewakili sebuah pemahaman terhadap peran guru yang sangat penting dalam mengajarkan ilmu pengetahuan dan membangun generasi bangsa yang lebih baik. Melalui pendidikan yang telah diberikan oleh guru, para siswa akan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk menghasilkan suatu pembaharuan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
LDII Bangkalan menilai Dialog Kebangsaan penting untuk memperkuat persatuan di tengah kompleksnya dinamika sosial saat ini Dok LINES Jatim

Sinergi LDII dan Polres Bangkalan, Perkuat Kebinekaan dan Tangkal Polarisasi di Era Digital

14 Agustus 2026
Ponpes Wali Barokah menerima kunjungan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri Pepabri Rabu 1282026 Foto KIM PPWB

Bangun Kesadaran Lingkungan, Ponpes Wali Barokah Kediri Paparkan Konsep Ecopesantren ke DPC Pepabri

13 Agustus 2026
Warga LDII bersama tokoh masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan Masjid Hasan Bashir Kelurahan Sananwetan Kota Blitar dalam rangka Gerakan Bersih Bersih Masjid GEBER MAS Senin 1082026 Foto LINES Blitar

Warga LDII Sananwetan Gotong Royong Bersihkan Masjid, Semarakkan GEBER MAS 2026

14 Agustus 2026
Warga PAC LDII Desa Wonokupang mengikuti pengajian tentang peningkatan daya juang generasi muda pada Senin 1082026 di Masjid Khoirul Huda Foto LINES Sidoarjo

LDII Wonokupang Sidoarjo Dorong Generasi Muda Tingkatkan Daya Juang

12 Agustus 2026

Komentar Terkini

  • H. MULYONO pada Peringati HUT ke-81 RI, Ketua LDII Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Persatuan
  • Anonim pada LDII Gunung Anyar Bekali Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Hati di Tanah Haram
  • Erna Yuliaty pada Warga LDII dan Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merah Putih Pemprov Jatim
  • Adi Kurniawan pada LDII Tarik Siap Jalankan Amanah Program UKIM dari DMI
  • Adi Kurniawan pada LDII dan Senkom Tarik Perkuat Sinergi dengan Kepolisian
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.