LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home EDUKASI

Cegah Kanker Sejak Dini melalui Tes IVA

Ali Mustika by Ali Mustika
4 Februari 2026
in EDUKASI, SEPUTAR JATIM
151 11
0
Kepala Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr Daniek Suryaningdyah MKes memaparkan tentang deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim serviks di Masjid Baitul Makmur Surabaya Minggu 259 Dok LINES

Kepala Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr. Daniek Suryaningdyah, M.Kes, memaparkan tentang deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks) di Masjid Baitul Makmur, Surabaya, Minggu (25/9). Dok: LINES.

152
SHARES
162
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SURABAYA — Wanita LDII Surabaya menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas Wonokromo untuk pencegahan kanker sejak dini bagi ibu-ibu.

Kerjasama berwujud penyuluhan bertema “Deteksi Dini  Kanker Leher Rahim (Serviks) dan Payudara” di Masjid Baitul Makmur, naungan PC LDII Wonokromo, Surabaya, Minggu (25/9).

“Dua penyakit ini adalah penyakit yang rentan terjadi pada kalangan wanita terutama di Indonesia,” ujar Kepala Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr. Daniek Suryaningdyah, M.Kes, dalam pemaparan penyuluhan deteksi kanker.

Daniek menerangkan bahwa pada tahun 2015, kanker serviks masuk dalam kategori kanker yang berbahaya dan sering terjadi pada wanita. Namun, sampai sekarang belum ada pengobatan secara spesifik yang dapat menyembuhkan kanker tersebut secara keseluruhan.

“Kanker serviks adalah kanker ke 2 yang sering ditemukan di perempuan. Namun sayangnya terdeteksinya ketika sudah akut,” jelasnya.

Lebih lanjut Daniek memaparkan, meskipun kanker bisa terjadi karena keturunan, polusi, makanan dan sebagainya, tapi tidak ada pengobatan yang pasti. Paparan antara satu orang dengan orang yang lain berbeda-beda.

“Kesembuhannya tergantung masing-masing orang. Jadi cara terbaik adalah mencegah,” terang Daniek.

Puskesmas di Surabaya gencarkan gerakan serentak program IVA Test dan Sadanis Dok LINES
Puskesmas di Surabaya gencarkan gerakan serentak program IVA Test dan Sadanis Dok LINES

Ia juga menjelaskan bahwa semua bagian tubuh manusia bisa terkena kanker. Sel kanker tumbuh secara abnormal dan terus menerus. Pertumbuhan tersebut tidak terkendali meskipun rangsangan (stimulus) sudah berhenti.

“Saat ini angka kejadian kanker sangatlah tinggi dan biayanya juga tinggi tapi alhamdulillah kalau kanker serviks sekarang sudah ada obatnya. Tapi pengobatannya tidak bisa serta merta cepat. Karena Surabaya termasuk nomor 2 kota terbesar di Indonesia, sehingga harus antri radiasi 3-4 bulan,” ujar  Daniek.

Dalam acara tersebut selain penyuluhan juga diadakan screening Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Hal tersebut merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin.

“Jika deteksi dilakukan sedini mungkin, maka akan semakin cepat dilakukan pengobatan, sehingga perempuan Indonesia bisa diselamatkan dari bahaya kanker,” terang Daniek.

Selain kanker serviks, kanker payudara juga rentan terjadi pada perempuan. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan kanker payudara adalah jenis kelamin. Rasio penderita wanita dan pria adalah 100 : 1.

Beberapa faktor yang memicu munculnya kanker diantaranya riwayat keluarga ada yang menderita kanker payudara, menstruasi kurang dari 12 tahun dan menopouse lambat lebih dari 55 tahun, anak pertama lahir setelah 35 tahun serta tidak menyusui atau menyusui singkat.

“Tak hanya perempuan, tapi laki-laki jiga bisa terkena kanker payudara. Namun yang lebih sering adalah perempuan,” ujar Daniek.

Untuk itu Daniek mengajak para peserta untuk mencegah tumbuhnya gejala kanker serviks dan kanker payudara sedini mungkin.

“Hidup sehat, hindari kanker dengan cara cerdik, yakni dengan cara cek kesehatan secara rutin,” tambah  Daniek. (ysy)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 sukses ramadhan

Kunci 5 Sukses Ramadhan

7 April 2022
Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri

10 November 2016
⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

⁠⁠⁠Profil Pondok Pesantren Gadingmangu

10 November 2016
Foto httpdakwahislamnet

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

8 Juni 2016
Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim yang juga Staff Ahli Kemendikdasmen Prof Dr Biyanto menilai Buku berisi sistem pendidikan LDII tersebut menarik karena ditulis dari sudut pandang pihak luar LDII sehingga hasilnya dinilai lebih objektif cukup berbobot dan layak dijadikan rujukan Dok LINES Jatim

Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU

13
workshop digital marketing ldii bangkalan

Gelar Workshop Digital Marketing, LDII Bangkalan Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

10
Pelatihan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Syawal oleh DPW LDII Jawa Timur pada Sabtu 154 di Gedung DPD LDII Gresik Dok Lines

Persiapan Idul Fitri, LDII Jatim Adakan Pelatihan Penentuan Hilal Awal Syawal

8
Prof Dr Ir Dedid Cahya Happyanto MT dikukuhkan sebagai Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana PENS Surabaya Selasa 213 Dok LINES

Kembangkan Mobil Listrik, Ketua Persinas ASAD Jatim Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-4 PENS

7
Juru Sembelih Halal Juleha bersama DPW LDII Jawa Timur memberikan sosialisasi kurban sehat dan halal Foto LINES Jatim

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

30 Mei 2026
Daging kurban dikemas dalam besek bambu sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti plastik saat Iduladha 1447 H Foto LINES Jatim

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek agar Daging Kurban Tetap Sehat dan Utuh

30 Mei 2026
Warga mengantre secara tertib saat pembagian lebih dari 1500 paket daging kurban oleh PAC LDII Desa Medaeng Kecamatan Waru Sidoarjo Foto LINES Sidoarjo

LDII Medaeng Bagikan 1.500 Paket Daging Kurban kepada Warga

28 Mei 2026
Warga LDII Medaeng menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Baiturrohim Sidoarjo Rabu 275 Foto LINES Sidoarjo

Warga LDII Medaeng Sembelih 31 Sapi dan 19 Kambing pada Iduladha 2026

27 Mei 2026

Komentar Terkini

  • Anonim pada BPJPH Syaratkan Perlakuan yang Baik pada Hewan Kurban
  • Hindun Sriwidayati pada Wanita LDII Maknai Harkitnas dengan Penguatan Keluarga dan Gizi Anak
  • Cak Rofiq pada Dorong Perubahan Kebiasaan, LDII dan DPR Sosialisasikan Germas di Surabaya
  • Anonim pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • Kurnia Nurlaili pada Prof Biyanto: Menarik dan Objektif, Buku LDII Karya Penulis NU
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.