LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Dinkes Jatim Ingatkan Bahaya Penyakit Metabolik dan Rokok

Cakra Sadida by Cakra Sadida
14 September 2026
in KESEHATAN, SEPUTAR JATIM
92 1
0
Kepala Dinkes Jatim Prof Erwin Astha Triyono kanan menerima cendera mata usai membuka Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis CKG LDII Jatim Minggu 1392026 Foto LINES Jatim

Kepala Dinkes Jatim Prof. Erwin Astha Triyono (kanan) menerima cendera mata usai membuka Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis (CKG) LDII Jatim, Minggu (13/9/2026). Foto: LINES Jatim

87
SHARES
93
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GRESIK — Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur mengingatkan masyarakat terhadap tren peningkatan sejumlah penyakit, terutama kanker dan penyakit metabolik seperti diabetes, gangguan ginjal, serta jantung. Masyarakat juga diminta mewaspadai kebiasaan merokok dan mulai menerapkan pola hidup sehat sejak masih dalam kondisi sehat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Jawa Timur Prof. Erwin Astha Triyono saat memberikan sambutan pada kegiatan Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh Dinkes Jatim dan DPW LDII Jatim di Gedung DPD LDII Kabupaten Gresik, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40.000 warga LDII se- Jatim yang mendapatkan fasilitas kesehatan gratis.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinkes Jatim juga memberikan perhatian khusus terhadap kebiasaan merokok. Ia meminta masyarakat, khususnya generasi muda, menghindari rokok dan mengajak mereka yang sudah merokok untuk berupaya berhenti.

“Generasi muda kita hindari merokok. Yang sekarang merokok, berjuanglah untuk berhenti. Jangan menunggu sakit baru berhenti,” tegasnya.

Menurutnya, edukasi berhenti merokok perlu dilakukan ketika seseorang masih sehat. Sebab, sebagian orang baru mampu meninggalkan kebiasaan tersebut setelah mengalami gangguan kesehatan.

Ia berharap upaya pencegahan melalui CKG dan edukasi kesehatan dapat terus diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan.

Keterlibatan LDII dalam pelaksanaan CKG di Kabupaten Gresik pun mendapat apresiasi, “Kami memberikan apresiasi buat kawan-kawan dari Dinas Kesehatan maupun LDII dari 38 Kabupaten/Kota yang sudah mendukung kegiatan CKG secara serentak ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan, upaya menjaga kesehatan perlu dilakukan sejak dini karena biaya yang dikeluarkan ketika seseorang sudah sakit jauh lebih besar.

Ia mencontohkan penyakit ginjal yang membutuhkan penanganan seperti hemodialisis. Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang turut membebani pembiayaan kesehatan.

“Silakan pilih, ingin sakit dan berobat atau ingin menjaga kesehatan. Kalau ingin sakit, biayanya mahal. Kalau ingin sehat, jauh lebih murah,” ujarnya.

Warga LDII mendapatkan fasilitas Cek Kesehatan Gratis CKG
Warga LDII mendapatkan fasilitas Cek Kesehatan Gratis CKG

Menurutnya, program CKG merupakan salah satu bentuk kebijakan untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Upaya tersebut sejalan dengan prinsip kesehatan bahwa mencegah penyakit jauh lebih baik dan bermanfaat dibandingkan mengobatinya.

Meski demikian, ia menegaskan masyarakat yang sudah mengalami sakit tetap akan mendapatkan penanganan secara maksimal, “Kita semua jauh lebih nyaman kalau lebih banyak yang sehat,” katanya.

Untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap sehat, masyarakat diminta memperhatikan pola makan. Ia mengajak masyarakat tidak lagi menganggap makanan sehat selalu identik dengan makanan yang tidak enak.

Masyarakat perlu mulai membiasakan diri memilih makanan dengan kandungan gizi yang baik dan komposisi yang seimbang, “Kita harus berjuang memilih makanan sehat. Bukan berarti saya tidak ingin makanan enak, tetapi berjuanglah untuk memilih makanan sehat,” ujarnya.

Selain makanan, aktivitas fisik juga perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Ia menyarankan masyarakat tidak malas bergerak dan mulai berolahraga. Salah satu acuan sederhana yang bisa dilakukan adalah berjalan sekitar 5.000 langkah setiap hari, dan dapat ditingkatkan hingga 10.000 langkah.

Istirahat yang cukup juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan. Ia mengingatkan masyarakat untuk mengatur waktu istirahat dengan baik.

Tak hanya kesehatan fisik, ia juga menekankan pentingnya menjaga pola pikir. Masyarakat diajak membiasakan diri berpikir positif, menghindari suudzon, dan memperbanyak husnuzan dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Semua pembelajaran kita ambil hikmahnya. Dengan begitu, negara ini menjadi negara kuat karena basisnya adalah cara berpikir yang positif,” katanya.

Di sisi lain, Dinkes Jatim mulai mengubah strategi pelaksanaan CKG dari yang sebelumnya lebih banyak berbasis fasilitas kesehatan menjadi berbasis komunitas. Dengan pola tersebut, layanan kesehatan diharapkan bisa lebih dekat dengan masyarakat.

Ia mengajak berbagai komunitas yang memiliki kegiatan dengan banyak peserta untuk berkoordinasi dengan tim kesehatan agar layanan CKG dapat dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

“Kalau Bapak Ibu punya kegiatan mengumpulkan orang dan ingin mendapatkan manfaat tambahan, hubungi tim kami supaya CKG bisa hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrodji Konawi mengatakan, keterlibatan LDII dalam pelaksanaan CKG secara serentak juga didasari adanya kepentingan yang sejalan dengan program pemerintah. Salah satunya mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Jawa Timur.

Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrodji Konawi Dok LINES Jatim
Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrodji Konawi Dok LINES Jatim

“LDII punya kepentingan yang dikolaborasikan dengan kepentingan Dinkes. Ini termasuk program unggulan yang ditargetkan oleh Gubernur Jawa Timur, yaitu menyehatkan warga Jatim,” katanya.

Amrodji melanjutkan, LDII memiliki kewajiban untuk mendukung program-program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sebagai salah satu ormas Islam di Jatim, kami berkewajiban untuk mensupport apa yang sudah diprogramkan oleh Gubernur. Ini juga sebagai bentuk LDII mendukung dengan baik program-program pemerintah,” tuturnya.

Menurut Amrodji, upaya menjaga kesehatan juga menjadi kepentingan LDII. Sebab, kondisi tubuh yang sehat akan mendukung masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk beribadah dan bekerja.

“Kami berharap warga LDII juga bisa sehat semuanya. Karena dengan badan sehat, kita bisa mengerjakan segalanya, ibadah lancar, kerja juga lancar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.