LDII JAWA TIMUR
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
LDII JAWA TIMUR
No Result
View All Result
Home BERITA KEGIATAN

Peringati HUT ke-81 RI di PPPM Royan Al-Manshurien, Pembina Ajak Santri Perkuat Iman, Ilmu, dan Cinta Tanah Air

Cakra Sadida by Cakra Sadida
18 Agustus 2026
in BERITA KEGIATAN, SEPUTAR PESANTREN
3 0
0
Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa PPPM Royan Al Manshurien Kamal Bangkalan menggelar upacara peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Ponpes Senin 1782026 pagi Dok LINES

Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Royan Al-Manshurien Kamal, Bangkalan menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Ponpes, Senin (17/8/2026) pagi. Dok: LINES

2
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bangkalan (17/8). Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Royan Al-Manshurien Kamal, Bangkalan menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Ponpes, Senin (17/8/2026) pagi. Upacara yang dihelat ponpes dibawah naungan LDII tersebut diikuti pimpinan pondok pesantren, pengurus, dewan guru, serta para santri.

Dewan Pembina PPPM Royan Al-Manshurien Kamal, KH Abdul Razak, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Ia mengajak para santri agar memiliki tiga tugas penting dalam mengisi kemerdekaan, yaitu memperkuat iman dan akhlak, meningkatkan keilmuan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

“Iman dan akhlak dikuatkan dengan menjadi santri yang jujur dan tawadhu, karena kemerdekaan tanpa akhlak akan hancur. Ilmu diperkuat dengan terus belajar, baik ilmu agama maupun ilmu dunia. Kemudian, hubbul wathan minal iman diwujudkan melalui kecintaan kepada tanah air dan karya nyata,” jelasnya.

KH Abdul Razak juga mengajak santri agar memaknai kemerdekaan sebagai anugerah dari Allah SWT yang patut disyukuri dan diisi dengan kegiatan positif serta diridai-Nya, “Hari ini kita memperingati momen ini bukan sekadar upacara, tetapi juga mengingat kembali perjuangan para ulama, santri, dan pejuang yang dulu bertaruh nyawa demi kemerdekaan,” ujar KH Abdul Razak.

Menurutnya, perjuangan para ulama dan santri melalui Resolusi Jihad turut menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan oleh generasi saat ini dalam bentuk yang sesuai dengan tantangan zaman.

“Maka sekarang giliran kita memaknai kemerdekaan ini dengan berjuang melawan kebodohan, kemalasan, dan perpecahan. Caranya dengan belajar, berakhlak, dan berprestasi,” katanya.

Foto bersama pimpinan pondok pesantren pengurus dewan guru dan para santri usai pelaksanaan upacara Dok LINES
Foto bersama pimpinan pondok pesantren pengurus dewan guru dan para santri usai pelaksanaan upacara Dok LINES

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bangkalan Sunaryo mengajak warga LDII, terutama generasi muda, agar peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan dalam kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Termasuk pada Agustus ini, materi Cinta Alam Indonesia atau CAI kami laksanakan di kawasan wisata mangrove di Kecamatan Sepulu. Pesertanya para pemuda dan sebagian mahasiswa. Selain mendapatkan materi CAI, mereka juga bekerja bakti membersihkan lingkungan sekitar wisata mangrove,” tutur Sunaryo.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara LDII menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus semangat gotong royong kepada generasi muda.

Menurut Sunaryo, semangat mengisi kemerdekaan juga sejalan dengan program DPP LDII “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri”. Program tersebut, kata dia, didorong agar tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kegiatan nyata di lingkungan masing-masing.

Sunaryo menambahkan, keterlibatan santri dan mahasiswa dalam kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat. Dari lingkungan pondok, masjid, hingga RT dan RW, generasi muda bisa ikut bekerja bersama dan memberikan manfaat bagi negeri,” pungkasnya. (cak/wid)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • TERM OF SERVICE
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Hubungi: 031-8285518

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • NASIONAL
    • SEPUTAR JATIM
    • LINTAS DAERAH
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH ORMAS LDII
    • SUSUNAN PENGURUS DPW LDII JAWA TIMUR 2025-2030
    • SUSUNAN PENGURUS WANITA LDII JAWA TIMUR
    • SUSUNAN PENGURUS PEMUDA LDII JAWA TIMUR
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI

© 2026 Biro Komunikasi, Informasi dan Media - DPW LDII Jawa Timur.