SURABAYA – Wanita LDII Bangkalan melakukan kunjungan audiensi dan studi banding ke kantor DPW LDII Jawa Timur pada Jumat (16/1). Kunjungan tersebut untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam menjalankan tugasnya.
Rombongan berjumlah 13 orang tersebut disambut oleh Ketua Wanita LDII Jawa Timur Emie Santoso bersama jajaran pengurus lainnya. Mereka hadir untuk belajar, mencari motivasi, serta menyelaraskan program kerja dengan tingkat provinsi.
Ketua Wanita LDII Bangkalan, Sih Retno Widiyati, mengatakan bahwa pelantikan Wanita LDII Bangkalan telah dilakukan dua tahun lalu. Selama dua tahun tersebut, ia menyebut sempat mengalami kevakuman akibat dinamika pergantian sumberdaya manusia. Namun, dalam enam bulan terakhir, tim baru telah terbentuk dan mulai aktif menjalankan musyawarah rutin.
“Tujuan kami ke sini adalah untuk silaturahmi, memperkenalkan diri, serta mendapatkan referensi kegiatan untuk menambah wawasan pengurus. Kami ingin memastikan proker di Bangkalan selaras dengan wilayah maupun pusat,” ujar Retno.
Ia juga memaparkan beberapa proker unggulan di Bangkalan saat ini, di antaranya pengajian rutin untuk peningkatan pemahaman agama, seminar rutin, hingga pelatihan IPTEK bagi kaum wanita.
Sementara itu dalam sambutannya, Emie Santoso menggarisbawahi bahwa Wanita LDII harus mampu menjalin dan memperlebar jejaring sosial. Selain itu juga menjaga hubungan harmonis dan memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi lainnya. “Langkah pertamanya adalah memperkenalkan diri dulu ke organisasi-organisasi lain agar mulai tercipta komunikasi,” tambahnya.

Lebih lanjut Emie memaparkan beberapa program yang telah dilaksanakan oleh Wanita LDII Jawa Timur. Mayoritas program berfokus pada isu-isu terkini dan kerjasama lintas sektor. Ia memaparkan, ada empat sektor program yang telah dilaksanakan, yakni ketahanan keluarga, kesehatan masyarakat, wawasan kebangsaan dan peningkatan kapasitas.
Di bidang Ketahanan Keluarga telah dilaksanakan seminar tentang pencegahan perceraian yang menghadirkan tokoh dari NU dan Aisyiyah. Pada bidang Kesehatan Masyarakat dilakukan sinergi dengan BKKBN dalam program “Keluarga Berkualitas” dan pencegahan stunting yang dihadiri langsung oleh Ketua BKKBN Jatim, Maria Ernawati.
Sementara dalam bidang Wawasan Kebangsaan, pengurus Wanita LDII Jawa Timur mengikuti upacara Hari Santri, Tausyiah Kebangsaan bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hingga Dialog Nasional terkait Penuntasan TBC bersama Menko PMK. Sedangkan di bidang Peningkatan Kapasitas, Wanita LDII Jawa Timur melalukan Workshop Bimbingan Konseling (BK) bagi Penggerak Pembina Generus (PPG) se-Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut juga diisi dengan tanya jawab seputar program kerja. Langkah Wanita LDII Bangkalan tersebut diharapkan dapat dilakukan juga oleh Wanita LDII di kabupaten/kota di lainnya. Sinkronisasi program kepengurusan di tingkat pusat hingga kabupaten/kota menjadi kunci efektivitas organisasi.
Dengan adanya studi banding tersebut, Wanita LDII Bangkalan diharapkan dapat membawa pulang strategi baru dalam mengelola organisasi. Selain itu menampah ilmu baru dalam untuk menjalankan program-program kemasyarakatan di Kabupaten Bangkalan. (Mun/Wid)













Alhamdulillah smg kedepannya wanita LDII bisa berkontribusi lebih banyak lagi untuk Indonesia tercinta